Neurobic

neurobic       Neurobic merupakan istilah yang digunakan untuk olahraga otak.  Olahraga tidak hanya bagi tubuh, otakpun perlu olahraga. Penelitian menemukan bahwa aktifitas di luar rutinitas dapat digunakan untuk melatih otak. Tujuan neurobic adalah agar otak menjadi lebih lincah dan fleksibel secara keseluruhan sehingga dengan neurobic semua aspek dari kemampuan otak yakni daya ingat, kemampuan mengerjakan tugas dan kreatifitas dapat dikembangkan.

Kelima panca indera kita merupakan gerbang otak terhadap dunia luar dan merupakan kunci yang kita gunakan untuk belajar, maka gunakanlah pula untuk melatih otak kita. Biasanya seseorang cenderung mengandalkan indera penglihatan dan pendengaran dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Tanpa sadar kita menumpulkan fungsi dari indera yang lain. Neurobic mengambil pendekatan bagaimana otak bekerja dan bukannya bagaimana membuat otak bekerja. Neurobic menantang otak kita untuk berpikir dengan cara yang lain sehingga otak menjadi lebih aktif. Semakin aktif otak maka otak akan semakin sehat.

Semakin dewasa seseorang maka semakin sedikit eksplorasi otak yang dilakukan, berbeda dengan anak-anak yang menggunakan hampir semua inderanya ketika berhadapan dengan sesuatu. Misalnya saat dihadapkan dengan mainan reptil berbahan karet, seorang dewasa hanya dengan melihat saja sudah mengenali benda tersebut. Sementara anak-anak akan melihat, meraba, mencium bahkan menjilat mainan tersebut untuk menyimpulkan benda apakah itu. Dengan demikian jalur yang terbentuk di dalam otak dewasa dan anak-anak akan berbeda. Pada dewasa hanya terbentuk jalur penglihatan, sementara pada anak-anak akan terbentuk jalur yang lebih kompleks dan melibatkan indera-indera yang digunakan. Pada neurobic, strategi inilah yang digunakan, yakni berupaya menggunakan sebanyak mungkin indera dalam melakukan aktifitas sehari-hari, misalnya saat berjalan kaki melewati rute baru yang tidak biasa kita lewati, cobalah memperhatikan detail lingkungan yang dilewati (tanaman, bentuk bangunan, aroma yang tercium, suara yang terdengar dll). Dengan melakukan hal-hal tersebut maka kita melatih otak untuk membentuk lebih banyak jalur/hubungan.

Dengan melakukan neurobic kita dapat menunda dan mencegah menurunnya fungsi otak (kepikunan), otak menjadi lebih cerdas, tajam dan fokus. Latihan neurobic sebaiknya melibatkan lebih dari satu indera dan dilakukan tidak secara rutin  mengikuti pola tertentu sebab jika demikian latihan-latihan tersebut juga akan menjadi rutinitas dan tujuannya tidak tercapai. Latihan yang dilakukanpun sebaiknya yang dapat menarik perhatian atau fokus kita dengan melakukan hal-hal baru. Sebagai contoh bagi seseorang yang tidak kidal, cobalah untuk melatih tangan kiri dengan mengerjakan hal-hal yang biasa dilakukan dengan tangan kanan.

Sebaiknya kita pun  rajin melakukan aktifitas yang secara aktif menggunakan otak kita misalnya membaca buku, mengikuti seminar, mendengarkan radio, bermain video games, mengunjungi museum, belajar bahasa asing dll. Semakin aktif otak digunakan maka akan semakin bugar.

Oleh : Imelda Variastuty,dr

 

 

 

 

Check Also

Kesehatan April 26 copy

ASAM LAMBUNG NAIK,TERASA TERBAKAR & NYERI DI DADA : Keluhan Sepele Yang Tidak Boleh Diabaikan

Oleh: Andreas Adiwinata, dr., M.Biomed Banyak orang pernah merasakan sensasi panas di dada setelah makan, …