Misi Palu

Misi Palu, tanggal 18 – 21 Januari 2019 terdiri dari Bpk. Pujo, Bp. Yosi dan Bpk. Tommy. Kami tiba di Palu sesuai jadwal dan disambut oleh Bpk. Yewin dan Bpk.  Mario dari tim Palu Bersatu Bangkit (PBB). Selanjutnya kami berkoordinasi dengan tim PBB dan menerima laporan perkembangan kegiatan PBB selama menangani korban bencana. Bapak Yewin menawarkan tempatnya untuk dipakai sebagai pos misi atau kegiatan pelayanan ataupun tempat peribadatan di Petobo. 

Hari selanjutnya kami menuju daerah Winatu dan disambut oleh Bpk. Ari Lago, tokoh dewan adat. Kami berkesempatan untuk beramah tamah dengan pimpinan Gereja Bala Keselamatan yaitu Bpk Mangunsong dan istri sambil menyampaikan dana bantuan untuk pembangunan gereja yang roboh akibat gempa. Setelah itu kami melakukan Ibadah, firman Tuhan disampaikan oleh Bpk. Tommy dengan tema Imanuel. Pergumulan yang dihadapi warga desa Winatu adalah akses jalan yang masih minim karena hanya bisa dilalui menggunakan motor, listrik yang belum stabil, puskesmas yang selalu kekurangan obat dan tenaga medis juga pendidikan yang belum memadai karena hanya ada SD (kendala-kendala ini pada umumnya dialami juga oleh desa-desa di daerah Danau Lindu).

Keesokan harinya kami melanjutkan perjalanan ke daerah Danau Lindu, kami disambut oleh Bpk. Leonardo (aktifis sosial / sukarelawan untuk desa-desa daerah Danau Lindu sekaligus jemaat gereja Advent) dan Bpk. Nixon Suroi (Kepala Dusun) dan beberapa tokoh desa. Mayoritas agama penduduk di Danau Lindu adalah Kristen, populasi penduduk Danau Lindu kurang lebih 2700 KK. Kehidupan perekonomian warga adalah petani coklat, nelayan di danau dan sawah. Ada beberapa gereja, diantaranya Gereja Bala Keselamatan, Gereja Kristen Sulawesi Tenga, Gereja Protestan Indonesia Donggala dan Gereja Advent.

Kerinduan mereka adalah agar kekristenan tetap terjaga, ada pengajaran kepada penduduk setempat akan arti kekristenan sejati, memberikan edukasi tentang keluarga (banyak terjadi perkawinan campur), ada pemberdayaan ekonomi dan  bisa memiliki mentor dalam pengajaran kekristenan yang benar.

Dari pertemuan dengan warga dan tokoh desa, mereka membuka diri dan sangat menerima untuk kegiatan misi penginjilan dan siap bekerja sama memberitakan kebenaran Injil.  Harapan mereka, ada gereja yang benar-benar bisa menaungi dan menjadi pemersatu kekristenan.  

Dalam misi ke Palu ini kami merasa terberkati dan bisa menjadi berkat bagi warga desa Winatu dan daerah Danau Lindu. Terima kasih untuk tim misi yang kompak, sehati dalam pelayanan dan saling menguatkan serta sukacita yang luar biasa. Juga kepada Gembala Sidang dan seluruh jemaat GBI Pasirkoja 39 yang sudah memberikan dukungan penuh baik doa, dana dan kesempatan untuk bermisi. 

Tuhan Yesus Memberkati. 

Oleh: Sri Pudjo Laksono

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …