MISI ACEH-BANDA ACEH-SINGKIL-SIMEULUE

Puji syukur  kepada Tuhan Yesus Kristus. Terima kasih kepada GBI Pasirkoja 39 Bandung , pengerja dan seluruh jemaat yang sudah memberikan kesempatan kepada saya untuk ikut serta melayani dalam Misi Aceh pada tanggal 15-23 Januari 2018.

Tim misi kali ini merupakan gabungan dari GBI Pasirkoja 39 Bandung (Pdt. A. L Jantje Haans, bpk. Dianto dan saya sendiri – Pujo) dengan Tim dari Banda Aceh (bpk. Lettu Kusnan dan Ko Eddy – pengerja dari bpk. Jomin Hu).

Tim Misi berangkat tgl 15/1/18 dari Jakarta pkl. 12.00 wib menuju Banda Aceh dan tiba pada Pkl. 14.30 dengan diantar Ko Eddy kami menuju ke rumah bpk. Kusnan untuk menikmati makan siang. Setelah istirahat, pkl. 17.30 kami menuju Meulaboh dengan menggunakan mobil Ko Eddy. Perjalanan darat ke Meulaboh ditempuh -/+ 5 jam. Esoknya kami melanjutkan perjalanan darat dari Meulaboh ke Aceh Singkil yang di tempuh -/+ 12 jam dan langsung menuju ke tempat Pdt. Nale yang memimpin sidang jemaat (kurang lebih 100 jiwa) di bawah naungan GJKI. Tgl. 17/1/18 sore hari pkll.16.00 setelah dua kali ibadah dilanjutkan dengan pembagian sembako untuk jemaat setempat -/+ 50 paket.

Tgl. 18/1/18 pkl. 09.00 pagi, kami menuju ke pelabuhan Singkil untuk menuju ke pulau Simeulue. Jadwal keberangkatan kapal Ferry pkl. 18.00  tetapi karena ada kerusakan, kapal baru berangkat pkl. 23.00  Penyeberangan menuju pulau Simeulue dari Singkil ditempuh sekitar 12 jam dengan menyeberangi lautan lepas Hindia Belanda.

Tgl. 19/1/18 pkl. 10.30 kami tiba di Simeulue dan disambut oleh bpk. Martin sebagai pimpinan jemaat GMII Hosana – Sinabang, Simeulue. Sekitar pkl.13.00 dengan berjalan kaki kami masuk ke pedalaman perkebunan kelapa sawit untuk pelayanan di rumah penduduk pekerja perkebunan kelapa sawit, kebanyakan mereka berasal dari pulau Nias.

Ibadah dilaksanakan di rumah bpk. Hendrikus yang dihadiri 14 orang jemaat. Firman Tuhan oleh Pdt. Jantje  dengan tema “Mengucap Syukur Setiap Hari”. Tema firman Tuhan yang didasarkan juga atas kehidupan kekristenan yang serba terbatas tetapi dilakukan dengan antusias walau pun tidak sedikit dari mereka mengalami intimidasi. Sungguh kondisi iman yang luar biasa dan kiranya Tuhan selalu memberkati kehidupan jemaat disana dan memberi kekuatan untuk tetap percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. Kiriman buku-buku untuk anak-anak sangat bermanfaat dan mereka sangat diberkati sekali dengan buku-buku tersebut.

Tgl. 20/1/18 pkl. 08.00  kegiatan doa keliling menuju ujung pulau Simeulue, yaitu desa Kuta Padang – kecamatan Simeulue Cut, di tempat tersebut ada makam yang dikeramatkan oleh warga Aceh, yaitu makam Tengku Di Ujung. Banyak warga yang berziarah ke makam tersebut dengan membawa korban sembelihan.

Tgl. 21/1/18 ibadah di gereja yang dipimpim Pdt. Jomin Hu yaitu Gereja Kristen Parousia. Firman Tuhan di bawakan oleh Pdt. Jantje dengan Tema: “Menang dalam Godaan”. Walaupun jemaat yang hadir tidak lebih dari 20 orang, namun mereka adalah jemaat yang haus akan firman Tuhan.  Sangat dibutuhkan dukungan doa untuk jiwa-jiwa dan pertumbuhan kekristenan di Aceh serta dibutuhkan bantuan tenaga untuk bisa memberi semangat kepada para hamba-hamba Tuhan yang sudah mau terlibat untuk menjangkau jiwa-jiwa di sana.

Tgl. 22/1/18 kami menuju ke Sigli bersama bpk. Jomin Hu mengunjungi Batalyon Armed 17 untuk bertemu dengan Danyon Armed 17 Letkol Sugiharto. Bapak Sugiharto memberikan tanah seluas 13x26m di dalam komplek Armed untuk dibangun sebagai tempat kegiatan ibadah bagi para anggotanya yang beragama Kristen. Saat ini untuk beribadah mereka harus menempuh perjalanan -/+ 4-5 jam ke Banda Aceh atau 7 jam ke Medan. Kegiatan ibadah anggota di layani oleh bpk. Jomin Hu dan tim dari Banda Aceh setiap minggunya.

Jemaat GBI Pasirkoja 39 Bandung sebagai anggota tubuh Kristus sekalipun kita berada di tempat yang berbeda bahkan berjauhan, mari kita saling mendoakan agar mereka yang berada di tempat yang terpencil dan tidak memiliki fasilitas yang baik , mereka bisa tetap kuat dalam Tuhan. seperti doa Rasul Paulus kepada jemaat di Efesus “Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus, akupun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku selalu mengingat kamu dalam doaku, dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa  yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat  dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.” –  Efesus 1:15-17.

Terima kasih dan Tuhan Yesus Memberkati.

Oleh: Sri Pudjo Laksono

 

 

 

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …