Dalam rangka memperingati hari Kenaikan Tuhan Yesus pada tanggal 5 Mei 2016, GBI Pasirkoja 39 mengadakan ibadah gabungan yang dibagi ke dalam 2 jam ibadah, yaitu: Ibadah 1 (untuk jemaat KU-1, 2 dan 3) pada pukul 08.00 dengan pembicara Bpk. Pdt. Simon Irianto dan Ibadah ke-2 (untuk jemaat GSG Sakura dan cabang-cabang) pada pukul 10.00 dengan pembicara Bpk. Pdt. Jantje Haans. Di setiap jam ibadah disertai dengan ibadah ABI dan juga ada persembahan lagu yang dibawakan oleh paduan suara Eukaristo.
Pada ibadah Kenaikan Tuhan Yesus ini pengkotbah menyampaikan bahwa kenaikan Tuhan Yesus menjadi bukti dan sekaligus menjadi puncak kesetiaan Tuhan Yesus pada manusia berdosa. Manusia sudah jatuh ke dalam dosa, setiap manusia yang dilahirkan ke dalam dunia ini sudah pasti berdosa, oleh sebab itu harus ada yang menebus dosa manusia, diibaratkan sama seperti kisah Hosea yang mana Tuhan meminta Hosea mengambil Gomer sebagai istri, padahal kelakuan Gomer ini cemar dan penuh dosa, dan dikisahkan pada akhirnya Hosea-pun harus menebus istrinya karena Gomer jatuh ke dalam perbudakan, penebusan itu harus dibayar Hosea dengan jumlah yang sangat mahal, tetapi Hosea rela dan pada akhirnya Gomer kembali menjadi istri Hosea. Hosea mengasihi istrinya dengan sempurna, dengan kasih yang tidak pernah mati, hal ini sama dengan Allah yang begitu mengasihi manusia, walaupun manusia telah jatuh ke dalam dosa, Allah tidak membuang manusia, bahkan Dia ingin menjadikan manusia kekasih-Nya, oleh sebab itu Allah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus untuk menebus dosa manusia dengan pengorbanan-Nya di kayu salib. Penebusan yang sangat mahal yang telah dilakukan oleh Tuhan Yesus.
Kesetiaan dan kasih Tuhan Yesus tidak sampai hanya pada saat kematian-Nya di kayu salib, setelah kebangkitan-Nya, puncaknya adalah ketika Ia naik ke Surga, Ia naik ke Surga dengan memiliki suatu tujuan yang sekali lagi hanya untuk manusia, Ia ingin menyediakan tempat bagi kita, orang-orang yang telah ditebus dan setia kepada-Nya (Yoh. 14:1-2) dan suatu ketika Ia sendiri juga akan menjemput kita umat-Nya di awan-awan (1 Tes. 4:16) dan ketika Tuhan Yesus naik ke Surga Dia tetap memberikan penolong dan penghibur bagi manusia, yaitu dengan dicurahkan-Nya Roh Kudus untuk tinggal di dalam kita (Kis.2:1-4). Jadi mari kita tetap setia kepada Tuhan Yesus, sama seperti Yesus yang telah menunjukkan kesetiaan-Nya kepada kita.
Terima kasih kepada Bpk. Pdt. Jantje Haans, Bpk. Pdt. Simon Irianto, para Gembala, guru-guru ABI, team Musik Pujian, team Multimedia, Paduan Suara Eukaristo dan team Tambourine ABI Pasko untuk pelayanannya pada Ibadah Gabungan Kenaikan Tuhan Yesus.
Tuhan Yesus memberkati…
Oleh: Adhiyasa Wahyudi
GBI Pasir Koja 39 Bandung