Laporan Perjalanan Misi Kambodia (20 Sept – 02 Okt 2015)

Pada hkambojaari pertama kami melayani pelatihan hamba Tuhan yang diundang ke Pnomphene selama 1 hari, memperlengkapi mereka dengan pengajaran yang mengobarkan hati dan juga mendorong untuk mulai memuridkan. Perjalanan misi dilanjutkan dengan mengunjungi kampung Chnang, sebuah desa yang sudah 4 tahun kami layani, bersyukur diatas tanah gereja yang dibeli tahun lalu sudah berdiri bangunan, yang ternyata adalah sumbangan sebuah yayasan dari Amerika, mereka berjanji akan mendanai sampai selesai. Kekayaaan bangsa-bangsa dikirim untuk pekerjaan-Nya; Haleluya…

Kemudian pelayanan dilanjutkan ke Stungtrong yang sudah lama kami layani bekerja sama dengan pastor Sarun Koy hamba Tuhan lokal. Di Stungtrong pertumbuhan jemaat sangat baik sudah ada 100 jemaat dan 5 gereja desa yang dibangun bahkan mereka sudah mempunyai gedung gereja sendiri dan tanah 1 hektar untuk pengembangan ekonomi jemaaat, sumbangan dari berbagai pelayanan dari Australia.

Setelah menyebrang sungai Mekhong selama kurang lebih 45 menit, kami menuju Kratie daerah baru dekat perbatasan Laos, ada beberapa hamba Tuhan desa yang rindu dimuridkan untuk menjangkau desa-desa di sana. Setelah beristirahat dari perjalanan yang cukup melelahkan (hampir 8 jam) keesokan harinya kami mulai pelatihan bagi hamba Tuhan dan langsung pada sore harinya kunjungan ke desa yang mereka layani. Kami sangat terharu melihat gairah mereka dalam belajar dan juga kesediaan mereka melayani di daerah yang sangat jauh dan kumuh, keletihan kami tergantikan dengan melihat antusiasme yang mereka miliki dan juga jemaat baru yang dilayani. Setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan di tengah hujan lebat dan jalan yang kurang baik, kami pulang ke Pnomphene dan tiba di sana jam 20.30 malam.

Kesokan paginya tanggal 2 Oktober kami pulang ke Bandung dengan bonus di pesawat kami menginjili seorang pengusaha melayu asli Malaysia, dengan airmata berlinang dia sangat besyukur bisa mendapat jawaban tentang keselamatan dalam Yesus, ”it’s a wonderfull day” katanya, sungguh suatu perjalanan misi yang indah. MISSION ACCOMPLISHED !

Oleh: Pdt. Simon Irianto

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …