KEKUATAN DOA DALAM MISI

Releasing-the-Power-of-Prayer-VideothumbYesaya 52:1-2 Terjagalah, terjagalah! Kenakanlah kekuatanmu seperti pakaian, hai Sion! Kenakanlah pakaian kehormatanmu, hai Yerusalem, kota yang kudus! Sebab tidak seorang pun yang tak bersunat atau yang najis akan masuk lagi ke dalammu. Kebaskanlah debu dari padamu, bangunlah, hai Yerusalem yang tertawan! Tanggalkanlah ikatan-ikatan dari lehermu, hai puteri Sion yang tertawan!

Terjaga dalam hal ini ada hubugannya dengan Doa, jadi bila dikatakan terjagalah, itu artinya Berdoalah. Kita ingat ketika Tuhan Yesus mendapati para murid-murid-Nya tertidur selagi menantikan datangnya penghianat di Taman Getsemani, Ia bersabda “Berjaga-jagalah dan berdoalah (Matius 26:41), atau tetaplah bangun dan berdoalah, waspadalah! Ini merupakan suatu perintah kita harus berdoa. Tuhan Yesus mengajak kita menjadi mitra-Nya di taman Getsemani, bergumul dalam doa.

Yeremia 10:25 Tumpahkanlah kepanasan amarah-Mu ke atas bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau, ke atas kaum-kaum keluarga yang tidak menyerukan nama-Mu; sebab mereka telah memakan Yakub dan menghabisinya, dan membuat tempat kediamannya menjadi puing. Ini menunjukkan kepada kita, bahwa Allah akan menghakimi mereka yang tidak berdoa, bagi kaum keluarga yang tidak menyerukan nama Tuhan.

Dalam kitab Yesaya 52:1-2, dimulai dengan memberitahukan kepada kita agar terjaga, mengebaskan diri dari kemalasan, membayar harga, memasuki doa yang mendalam dan menjadikannya sebagai prioritas nomor satu. Dengan melakukannya ini, maka yang akan terjadi kepada kita adalah: kita akan mengenakan kekuatan rohani, kekuatan untuk melawan iblis, kekuatan melawan dosa, kekuatan melawan godaan dan kelemahan akan lenyap. Kita akan mengenakan pakaian kesucian baru, pakaian kebenaran dan dosa tidak akan sanggup menyentuh kita. Orang yang tak bersunat dan yang najis tidak akan menjadi bagian kita, kita tidak akan bersekutu lagi dengan orang-orang fasik. Kita akan berhenti berlari kian kemari mencari seseorang untuk berdoa bagi kita atau melepaskan kita dari kesulitan, kita akan mengebaskan diri kita dari debu, dari kesengsaraan, dari keadaan kita yang berantakan, kita akan bangkit dan menjadi merdeka. Kita akan duduk dan istrahat, akan ada sejahtera, sejahtera sejati dari Tuhan.

Sebaliknya dampak buruk atau akibat dari tidak berjaga atau keadaan tetap tidak mau berdoa tergambar dalam Yesaya 52:3-5 “Sebab beginilah firman TUHAN: Kamu dijual tanpa pembayaran, maka kamu akan ditebus tanpa pembayaran juga. Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Dahulu umat-Ku berangkat ke Mesir untuk tinggal di situ sebagai orang asing, lalu Asyur memeras dia tanpa alasan. Tetapi sekarang, apakah lagi urusan-Ku di sini? demikianlah firman TUHAN. Umat-Ku sudah dirampas begitu saja. Mereka yang berkuasa atas dia memegahkan diri, demikianlah firman TUHAN, dan nama-Ku terus dihujat sepanjang hari.

Akibat yang mengerikan dari sikap yang tidak mau berdoa adalah: kita akan menjual diri kita sendiri kepada iblis dengan cuma-cuma. Kita akan turun ke Mesir, kembali ke dunia. kita akan ditindas dan diperas. Kita akan dirampas sebagai budak-budak. Kita akan meratap dan meraung karena perhambaan kita. Orang fasik akan menghujat Allah, suatu keadaan yang bisa kita lihat di negara kita sendiri sekarang ini, karena orang Kristen atau orang percaya kepada Tuhan Yesus tidak mau berdoa.

Yesaya berpaling kembali pada akibat yang baik dari sikap berjaga atau berdoa (Yesaya 52:6). Pada intinya ia menyatakan, bahwa berkat dari doa sejati, kita akan mengenal Allah dan kuasa-Nya, dan orang yang terjaga atau berdoa akan dipakai untuk suatu pelayanan yang besar bagi Tuhan. Orang yang memaksa kemajuan Injil lewat tangisan dalam doa akan melihat kebagunan rohani terjadi melalui gereja.

Yesaya 52:7, Betapa indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita selamat dan berkata kepada Sion: “Allahmu itu Raja!” Inilah Misi!

Hamba-Nya di ladang Misi

Salam Misi!

Oleh: Daud Lolo.

Check Also

Kesaksian Jawa Tengah

KESAKSIAN JAWA TENGAH

Oleh: Indri Haans Agnecia: Arti melayani yang Sesungguhnya untuk saya pribadi adalah Kasih yang nyata, …