
Pandemi COVID-19 baru saja berlalu, tetapi kita kembali dikejutkan dengan adanya informasi tentang hepatitis misterius yang menyerang anak-anak dalam sebulan terakhir ini. Terdapat beberapa penderita hepatitis anak ini di Indonesia, dan pemerintah menganjurkan kehati-hatian dalam mencegah penyebaran penyakit ini. HEPATITIS MISTERIUS
Hepatitis ini menyerang anak-anak di bawah usia 16 tahun. Di Inggris, sebagian besar hepatitis jenis baru ini menyerang anak usia 2-5 tahun. Hingga tulisan ini dibuat, penyebab dari hepatitis ini masih belum dapat dipastikan, walaupun diduga disebabkan oleh Adenovirus, SARS C0V-2, virus ABV dll. HEPATITIS MISTERIUS
Apakah gejala dari Hepatitis Akut?
Gejala tersering dari hepatitis akut ini adalah:
– Demam ringan.
– Urine (BAK) berwarna gelap, dan BAB berwarna pucat.
– Kuning (kulit, mata, bagian tubuh yang lain).
– Gatal-gatal pada kulit.
– Nyeri sendi dan otot.
– Mual, muntah dan nyeri perut.
– Lemah dan hilangnya nafsu makan.
Bila mendapati gejala-gejala tersebut pada anak, maka segeralah pergi ke fasilitas Kesehatan terdekat untuk memeriksakan anak Anda. HEPATITIS MISTERIUS
Bagaimana cara pencegahan infeksi Hepatitis Akut?
Tingkatkan perlindungan kesehatan dengan menjaga kebersihan, cuci tangan sebelum makan dengan sabun, makanlah makanan yang matang dan tidak menggunakan alat makan yang sama dengan orang lain. Dan karena penyakit ini diduga berkaitan dengan COVID-19, maka melakukan prokes secara ketat juga menjadi salah satu pencegahan.
Tingkatkan perlindungan kesehatan dengan menjaga kebersihan, cuci tangan sebelum makan dengan sabun, makanlah makanan yang matang dan tidak menggunakan alat makan yang sama dengan orang lain. Dan karena penyakit ini diduga berkaitan dengan COVID-19, maka melakukan prokes secara ketat juga menjadi salah satu pencegahan.
Bila mendapati gejala-gejala tersebut pada anak, maka segeralah pergi ke fasilitas Kesehatan terdekat untuk memeriksakan anak Anda. H
GBI Pasir Koja 39 Bandung