
Shallom, Saudara/i yang terkasih dalam Kristus. Melalui ruang kesaksian ini kami rindu membagikan sebagian dari berkat Tuhan yang kami alami dalam kehidupan keluarga. Usia pernikahan kami memang masih baru, tapi banyak hal-hal yang luar biasa terjadi bahkan merasa tidak layak untuk menerima hal tersebut sehingga kami hanya dapat berkata, “Semua hanya karena kasih karunia Tuhan.”
Di mulai dengan persiapan pernikahan. Kami bertemu tahun 2005 dan sesudah 3 tahun lebih berpacaran, kami melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan. Sepakat tidak mau membebani orang tua, kami merencanakan pernikahan yang sederhana dan mulai menghitung kebutuhan biayanya. Secara perhitungan tampak tidak mungkin karena total dana yang kami miliki hanya 10% dari total biaya dan lagi, kami baru saja mulai bekerja dengan posisi sebagai staf. Kami bawa pergumulan ini kepada Tuhan. Bulan Januari 2009 kami melakukan langkah iman dengan mengikuti bimbingan pra-nikah, melakukan DP restoran, baju, kendaraan dsbnya. Akhirnya pada bulan Oktober 2009 kami menikah dan seluruh biaya (restoran, baju, make up, dsb) tercukupkan. Saya selalu bilang kepada Catherine bahwa kita menikah gratis bahkan hal-hal kecil yang kami hanya obrolkan, bisa Tuhan berikan dengan cara-Nya yang ajaib.
Mujizat-Nya tidak berhenti, kami berdoa untuk memiliki anak dan juga rumah. Setelah sempat mengalami keguguran, akhirnya Catherine hamil. Meskipun sempat mengalami pendarahan sehingga harus bedrest selama 2 bulan, di bulan Mei 2012 Claire lahir dengan sehat. Dan biaya melahirkan Claire di RSB Tedja semuanya dicukupkan oleh Tuhan, kami sepertinya tidak mengeluarkan biaya untuk melahirkan Claire.
Hal yang terbaru adalah jawaban Tuhan atas kerinduan kami memiliki rumah. Sejak awal pernikahan kami tinggal di rumah orang tua saya ataupun di rumah orang tua Catherine. Kembali lagi masalah financial, kami tidak punya DP dan secara penghasilan per bulan rasanya tidak mungkin bisa saving untuk DP dalam waktu singkat. Pada akhir tahun 2012 kami melakukan langkah iman, mulai mencari rumah second dan mengajukan ke beberapa bank untuk permohonan kredit sambil terus berdoa dan berpuasa. Doa kami hanya meminta rumah yang kondisinya baik sehingga tidak perlu renov, 3 kamar dan ada tempat jemuran. Iman kami adalah jika untuk pernikahan Tuhan bisa berikan, maka menambah 1 angka nol untuk Tuhan bukan perkara yang sukar. Ketika Tuhan berkata “YA” maka kami menerima kebaikan-Nya, pada bulan November 2013 kami menerima jawaban doa untuk rumah dan itu melebihi dari apa yang kami minta. Tuhan menaruhkan belas kasihan dan menggerakkan orang-orang untuk membantu kami sampai sekarang.
Semua berkat dari Tuhan sungguh selalu membuat kami tercengang. Tuhan selalu memberikan lebih dari apa yang kita pikirkan dan harapkan. Masih banyak tantangan dan harapan, tetapi melalui pengalaman iman ini kami percaya bahwa Tuhan selalu ada dan tidak pernah meninggalkan kami. Thank you Jesus.
Semoga kesaksian kami ini menguatkan Saudara/i yang memiliki pergumulan apapun
Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik, diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan bergembiralah karena Tuhan ; maka Ia akan memberikan kepadamu apa yang diinginkan hatimu. Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak; (Mazmur 37:3-5 )
Oleh: David & Catherine
GBI Pasir Koja 39 Bandung