GIGITAN ULAR (Ketika Bahaya Datang Diam-Diam: Belajar Tenang dan Tahu Cara Mengatasi Digigit Ular)

Kesehatan Nov copy
By: Andreas Adiwinata, dr., M.Biomed

Mengetahui langkah-langkah pertolongan pertama saat digigit ular bukan hanya menyelamatkan diri sendiri, tetapi juga bisa menjadi sarana kasih bagi sesama. Dengan pengetahuan yang benar, kita dapat bertindak cepat, tenang, dan penuh hikmat saat menghadapi situasi darurat.

Ular mengeluarkan bisa atau racun sebagai upaya ular untuk melumpuhkan mangsanya. Ular juga memiliki naluri untuk menggigit, jika mereka merasa terganggu atau sedang terancam. Digigit ular berbisa merupakan kondisi yang darurat dan dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan segera.

World Health Organization (WHO) mencatat ada lebih dari 100.000 kematian per tahun di seluruh dunia karena gigitan ular. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui hal-hal yang perlu dilakukan jika Anda atau orang yang sedang bersama Anda digigit ular.

Hal- hal yang perlu dicermati ketika digigit ular:

  • Tetap tenang dan jangan banyak bergerak.
  • Ingatlah bentuk, warna dan ukuran ular yang menggigit.
  • Jika Anda sedang bersama dengan orang yang digigit ular, jangan tinggalkan korban sendirian.
  • Jangan mengisap bisa ular dari anggota tubuh.
  • Jangan mengoleskan apa pun pada area yang digigit ular, termasuk bahan kimia, es, maupun benda hangat.
  • Usahakan agar area yang digigit ular tidak bergerak untuk mencegah penyebaran bisa ke area lain tubuh.
  • Tutup bagian tubuh yang digigit ular dengan perban bersih dan kering. Lilitkan perban dengan erat di area yang terkena gigitan supaya bisa tidak menyebar.
  • Longgarkan pakaian jika memungkinkan.
  • Bebaskan area bekas gigitan dari benda-benda, seperti perhiasan atau sepatu.
  • Hindari konsumsi alkohol atau berkafein karena berisiko meningkatkan penyerapan racun ular oleh tubuh.

Pasien yang digigit ular perlu dirawat di rumah sakit setidaknya 24 jam setelah terkena gigitan. Hal ini dilakukan karena antiracun yang sudah diberikan dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. Oleh karena itu, obat ini hanya dapat diberikan oleh tenaga medis profesional. Pasien juga akan diinfus jika tekanan darah turun secara signifikan. Pemberian transfusi darah mungkin akan diberikan pada pasien yang kehilangan banyak darah akibat digigit ular. Selain itu, obat pereda nyeri juga akan diberikan selama masa pemulihan.  Orang dewasa yang digigit ular umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih, sedangkan anak-anak membutuhkan waktu sekitar 1–2 minggu dengan pemberian obat antiracun atau serum antibisa ular. Namun, waktu pemulihan dapat bervariasi tergantung pada jenis ular yang menggigit.

Check Also

Kesehatan April 26 copy

ASAM LAMBUNG NAIK,TERASA TERBAKAR & NYERI DI DADA : Keluhan Sepele Yang Tidak Boleh Diabaikan

Oleh: Andreas Adiwinata, dr., M.Biomed Banyak orang pernah merasakan sensasi panas di dada setelah makan, …