
Gereja yang hidup dan bergairah adalah gereja yang bermisi, gereja seperti ini akan disertai dengan tanda-tanda, kuasa dan dipenuhi dengan berbagai karunia dan berkat penyediaan Tuhan (Markus 16:20, Kisah Para Rasul 4:33), karena melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus, yaitu: ”Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:19-20).
Tanpa bermisi gereja menjadi dingin dan membosankan, sekedar menjadi tempat ibadah dan tidak memiliki masa depan, tidak ada kelahiran bayi rohani, tidak ada tuaian, tidak ada pertumbuhan, juga tidak ada demonstrasi kuasa.
Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan (Roma 1:16-17), dibuktikan dalam Kisah Para Rasul, di saat Injil diberitakan, di situ jiwa diselamatkan, diubahkan dan mengalami kedahsyatan Tuhan (Kisah 5:12-16). Berita Injil sejati selalu disertai kuasa yang hebat.
Dunia saat ini membutuhkan Injil, hanya Injil yang bisa mengubahkan hidup, menjadikan mereka ciptaan baru, memiliki masa depan dan hidup kekal, terutama kepada generasi muda, sebab tanpa mengenal Kristus mereka akan dikuasai dunia dan menjadi generasi yang hancur. Paulus mendorong muridnya, Timotius untuk memberitakan Injil dengan rajin dan setia (2 Tim. 4:1-2). Karena dunia semakin jahat, kita sedang berlomba menjadikan generasi pemenang atau pecundang, hanya kuasa Injil yang bisa mengubah orientasi hidup seseorang. Ketika seseorang berbalik kepada Tuhan mereka akan menghasilkan buah pertobatan, meninggalkan hidup lama dan memulai hidup baru (Matius 3:8, 2 Kor. 5:17), Roh Kudus akan tinggal di dalam mereka dan menolong mereka untuk menghasilkan buah keselamatan. Injil adalah jawaban bagi semua permasalahan hidup.
Setiap kita sudah diberi kuasa untuk bersaksi dan memberitakan Injil (Kisah 1:8, Markus 3:13-15). Ketika kita diselamatkan, kita juga menerima panggilan-Nya. 2 Tim. 1:9. ”Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus.” Sebagai ibu rumah tangga, pelajar, mahasiswa, profesional atau apa saja kita bisa memberitakan kasih Kristus. Seorang wanita yang baru saja berjumpa dengan Yesus bisa membawa seluruh desanya datang pada Yesus (Yohanes 4:39-42). Betapa hebatnya kuasa kesaksian itu, bukan? Yang penting kita punya kerinduan dan berani membuka suara untuk bersaksi. Ada berkat yang luar biasa ketika kita berada dalam proyek utama Tuhan, dan pemenangan jiwa. Bila kita terlibat di dalamnya maka semua kekuatan sorga akan menyertai kita.
PERCAYALAH!!!
GBI Pasir Koja 39 Bandung