
DOA UNTUK PARA MURID (Yoh. 17:1-26)
Sebagai orang percaya, kita wajib untuk melaksanakan Amanat Agung, yaitu memberitakan Injil dan memuridkan dengan setia. Akan tetapi, kita harus mengerti, bahwa Allahlah yang mengubah dan bekerja di dalam hati seseorang untuk percaya dan mau diubahkan menjadi serupa dengan Kristus.
Paulus dan Apolos dengan setia memberikan hidup mereka untuk menyebarkan Injil dan memuridkan, tetapi pada akhirnya mereka tahu bahwa mereka hanya menanam benih Injil – Tuhanlah yang akan membuatnya berakar dan mentransformasi hidup orang-orang yang mereka layani. Kita tidak bisa membuat perubahan ini terjadi, hanya Roh Kudus yang mampu melakukannya. Kita hanya dipanggil untuk setia melakukan tugas panggilan kita. Saat kita mengajarkan firman Tuhan, kita harus berdoa agar Roh Kudus mengubah hati mereka, menginsafkan mereka akan dosa, dan membuat mereka percaya.
Hal ini penting untuk kita pahami dan hidupi, karena banyak orang yang menggunakan kekuatan, hikmat bahkan memaksa orang lain untuk berubah, sehingga ketika hal itu tidak atau belum terjadi, mereka menjadi marah dan frustasi, yang justru tidak menjadi berkat malah menjadi batu sandungan bagi orang yang mereka layani. Selain itu, karena merasa gagal, banyak yang berhenti menginjil dan memuridkan dan akhirnya bagian pemurid untuk setia mengerjakan perintah Tuhan pun gagal dipenuhi.
Mari kita belajar dari Tuhan Yesus, bagaimana Ia berdoa untuk murid-murid-Nya yang tertulis di Yohanes 17:1-26. Dia berdoa agar Bapa memberi mereka perlindungan rohani dan fisik, sukacita penuh di dalam Dia, untuk melindungi mereka dari kejahatan, untuk menguduskan mereka dalam kebenaran, dan untuk menyatukan mereka. Kemudian Tuhan Yesus juga melanjutkan untuk berdoa bagi mereka yang akan mereka muridkan juga. Dia berdoa untuk generasi berikutnya agar mereka pun mengenal kasih Tuhan, seperti yang dimiliki para murid-Nya.
Seperti Kristus yang setia mengajar firman Tuhan kepada para murid-Nya, Ia juga berdoa untuk mereka, maka mari kita pun terus bergantung kepada Tuhan untuk bekerja di dalam diri orang-orang yang kita muridkan, agar mereka terus bertumbuh menjadi seperti Kristus.
Bukan kuat dan gagah kita, tetapi oleh kekuatan Roh Kudus.
Untuk membaca artikel lainnya silahkan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung