
Pengaturan diet sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Memiliki berat badan berlebih, akan mengakibatkan berbagai penyakit metabolic. Saat ini, banyak orang tertarik untuk menurunkan berat badan dengan cepat dan instant. Diet rendah karbohidrat dan diet tinggi protein menjadi sangat popular, terutama dengan berbagai promosi di media sosial. Diet tinggi protein dipercaya dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat.
Namun, penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi protein dapat mengganggu fungsi ginjal terutama pada penderita gangguan fungsi ginjal. Diet tinggi protein dalam jangka waktu yang sangat panjang dapat mengakibatkan hipertensi, kerusakan glomerulus dan keluarnya protein di urin. Bahkan mungkin dapat mengakibatkan gagal ginjal kronis. Sumber dari diet tinggi protein juga berpengaruh terhadap kesehatan ginjal. Bila dilihat lebih jauh, protein yang berasal dari hewan meningkatkan resiko terjadinya gangguan ginjal pada survey yang dilakukan di Singapura.
Berapa kebutuhan protein perhari?
Kebutuhan protein perhari berkisar antara 0,6 gram/kg BB yang berasal dari perhitungan keseimbangan nitrogen pada tubuh. Asupan maksimum protein perhari seharusnya tidak melebihi 0.83 gram/Kg BB. Walaupun belum ada kesepakatan diantara badan kesehatan dunia, namun asupan protein diatas >1.5 gram/KgBB dianggap termasuk diet tinggi protein.
Program diet tinggi protein menyarankan peningkatan asupan protein diatas jumlah konsumsi karbohidrat berdasarkan asumsi, bahwa karbohidrat berakibat buruk terhadap metabolisme tubuh.
Important consideration!!
Walaupun diet keto (diet tinggi protein) telah menerima banyak perhatian karena efektifitasnya dalam mengobati obesitas dan diabetes tipe 2, namun keuntungan tersebut hanya bersifat sementara. Diet ketogenic tidak terbukti lebih efektif dibandingkan pola diet yang lain. Diet keto ini bukannya tidak memiliki efek samping. Studi jangka panjang, menunjukkan bahwa konsumsi protein tinggi dalam jangka panjang dapat mengakibatkan Hiperlipidemia, kekurangan Vitamin dan mineral serta kelelahan. Lebih buruk lagi, bila pasien memiliki resiko penyakit ginjal, maka penggunaan diet keto akan memperparah fungsi ginjalnya.
Lalu, apakah yang dimaksud diet sehat?
Diet sehat atau diet seimbang harus memiliki komposisi sebagai berikut:
Makanlah karbohidrat, protein, lemak, sayuran dan buah dengan jumlah yang seimbang. Hindari minum minuman yang manis. Dan lebih penting lagi untuk tetap aktif dan menjaga berat badan.
Sebagai gambaran, isilah piring makan Anda dengan:
Buah dan sayur: ½ piring
Karbohidrat (nasi, roti dst): ¼ piring
Protein: ¼ piring
Minum: air, teh atau kopi (kurangi gula dan susu).
GBI Pasir Koja 39 Bandung