Sebab Tuhan ialah tempat perlindunganmu, Yang Mahatinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu (Mazmur 91:9).
Puji syukur yang tak habis habisnya atas dua hal yang Tuhan ijinkan terjadi di kehidupan saya dalam waktu 6 bulan. Sept. 2014 – April 2015.
- Sebelas batu-batu kecil di kantong saluran empedu dan sewaktu tindakan Laparoscopy 13 September 2014, di Rs Santosa oleh Nurhayat Usman, dr, SP. B-Kb. Setelah operasi selama +/- 8.5 jam, didapatkan adanya kelainan. Yakni ditemukan 2 buah saluran empedu, ditindaki bypass disambungkan ke usus halus. Puasa selama beberapa hari, makan minum dikontrol, berat badan turun 9 Kg. Pulang dari RS belum bisa jalan kaki. Kasus semacam ini langka menurut (hasil recheck) Prof Dr Aryono D. P, Sp B-KBD di RS Medistra Jakarta .
- Tumor ukuran 6 x 4 x 4.5cm di kepala kanan mendesak ke otak Meninggiomas Olfactory, Operasi dilakukan tanggal 28 April 2015 oleh Prof. DR. Eka Julianta Wahjoepramono, SpBS, bersama 6 team dokter batang syaraf. Dengan campur tangan Tuhan Yesus , semua berjalan sangat baik dan hasil ulang MRI sangat bagus. Berkat penyertaan-Nya, pemulihan terjadi satu persatu, Pada tanggal 6 Mei keluar RS, 8 Mei buka jahitan dan Halleluya pulang ke Bandung, 12 Mei, saya kembali bekerja di perusahan saya.
Saya bersyukur karunia Tuhan atas hikmat yang Tuhan berikan kepada dokter-dokter yang menangani saya. Sebelumnya saya memang telah cari konfirmasi tentang dokter-dokter tersebut. Tuhan Yesus campur tangan dan menkonfirmasikan melalui keluarga dan sahabat-sahabat. Everything under His control.
Beberapa gejala-gejala ketidaknyamanan saya alami sejak dulu masa sekolah, dari batu di saluran empedu. Sedangkan untuk Tumor, saya rasakan ketidaknyaman sejak Oktober 2014 dengan peristiwa dingin menggigil yang dahsyat dua kali di satu malam, kaku leher belakang kanan yang berkepanjangan, badan lesu. Subuh 00.35, 16 April 2015 saya kejang-kejang tanpa sadar, mulut miring berbusa. Setelah Hasil MRI keluar, banyak teman mengusulkan periksa di Singapore, Penang atau dengan Gamma knife. Tapi setelah berdoa saya berpendirian akan konsul ke Prof. Eka. Sebelum diijinkan operasi angkat tumor, ada tindakan DSA, yaitu semua pembuluh darah saya di kepala disumbat. Tindakan ini sangat berisiko, jika terjadi human error maka saya akan stroke. Mendengar tersebut saya tak merasakan takut, saya berpikir hidup saya Tuhan yang beri.
10 menit setelah siuman, sempet terlintas bagaimana kelanjutan nyawa saya? Saya meneteskan airmata, tersadar firman Yesaya 43:1, Janganlah takut, sebab AKU telah menebus engkau, AKU telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaanKu. Mazmur 91 juga selalu saya imani sejak saya menderita penyakit tumor. Saya sangat yakin Tuhan mempunyai maksud dan rahasia yang berkemenangan di hidup saya dan seluruh keluarga.
Terima kasih kepada para dokter dan suster, mamah, sanak saudara, suami ,anak-anak & keluarga. Doa & dukungan dari sahabat, rekan sepelayanan GBI Pasirkoja, dan lain-lain yang tidak bisa disebut satu persatu. Yang tidak terlupakan my lovely sister’s Shoufie dari Amerika sengaja datang untuk encourage saya, bahkan ikut berpartisipasi digunduli..Love you all, kiranya Tuhan membalas semuanya.
Oleh: Mimin Rusli
GBI Pasir Koja 39 Bandung