CLAVUS/MATA IKAN (Kecil namun membuat susah berjalan)

Kesehatan
Oleh: Andreas Adiwinata, dr., M.Biomed

Kutil di kaki atau kebanyakan orang menyebutnya dengan “mata ikan” adalah sebutan untuk penebalan kulit akibat adanya gesekan secara terus-menerus dan sering kali tumbuh pada bagian tubuh yang menonjol, seperti tonjolan tulang jari-jari, telapak tangan atau telapak kaki. Penebalan kulit ini dapat menimbulkan rasa nyeri dan luka apabila tidak ditangani dengan baik. Meski begitu, benjolan ini umumnya tidak berbahaya. Berdasarkan penyebabnya, mata ikan terbagi menjadi dua jenis, yaitu mata ikan akibat gesekan (corn) dan virus (plantar warts).

Clavus yang disebabkan oleh virus terbagi lagi menjadi dua jenis yaitu:

  • Kutil Mosaik (mosaic warts): Ditandai dengan timbulnya kutil-kutil kecil di area yang berdekatan dan sulit untuk diobati.
  • Kutil Tunggal (soliter warts): Jenis mata ikan ini biasanya muncul satu kali namun ukurannya membesar seiring waktu.
    Sebagian besar penyebab mata ikan adalah gesekan pada kulit secara berulang. Mata ikan muncul sebagai reaksi alami tubuh untuk melindungi kulit dari luka akibat gesekan atau tekanan tersebut. Beberapa hal yang dapat menyebabkan adanya gesekan atau tekanan yang bisa berujung menjadi mata ikan adalah:
  • Memakai sepatu yang tidak sesuai ukuran (terlalu kecil) atau berhak tinggi.
  • Berjalan di luar ruangan tanpa alas kaki.
  • Menggunakan sepatu tanpa kaus kaki.
  • Terbiasa berjalan dengan postur yang tidak tepat, misalnya terlalu jinjit.
  • Memainkan alat musik bersenar, seperti biola atau gitar.
  • Menggunakan alat yang memerlukan gerakan atau tekanan berulang tanpa pelindung, misalnya mencangkul.

    Selain gesekan dan tekanan, sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena mata ikan adalah:
  • Obesitas.
  • Memiliki bekas luka atau kutil.
  • Kelainan bentuk tangan dan kaki.
  • Terpapar virus pada lingkungan basah, seperti tempat pemandian.

    Gejala utama mata ikan adalah munculnya benjolan berbentuk bulat tebal yang mengeras pada kulit dan menyebabkan kulit kering/bersisik. Pada beberapa kasus, mata ikan dapat disertai dengan peradangan dan nyeri. Pada mata ikan yang disebabkan oleh virus, benjolan sering kali muncul pada tumit dan area penopang kaki lainnya. Hal ini menyebabkan penderitanya mengalami nyeri saat berjalan atau sekadar berdiri.

    Sementara itu, mata ikan yang disebabkan oleh gesekan (corn) biasanya ditandai dengan benjolan di area kaki yang menahan berat, seperti di antara jari kaki, kaki bagian atas atau samping serta jarang terasa nyeri saat ditekan.

    Cara Mengobati Mata Ikan
    Mata ikan bisa sembuh dengan sendirinya, namun membutuhkan waktu yang cukup lama yakni sekitar satu hingga dua tahun. Proses penyembuhan yang tak sebentar ini tentunya membuat penderitanya tidak nyaman. Oleh karena itu, terdapat beberapa pilihan pengobatan yang biasanya dilakukan oleh dokter untuk mempercepat pemulihan mata ikan, seperti:
  1. Pemberian obat Asam Salisilat yang bekerja dengan mengikis lapisan kulit
  2. Pemberian Asam Trikloroasetat
  3. Krioterapi dilakukan dengan mengoleskan nitrogen cair di sekitar kutil sehingga jaringan mata ikan akan mengelupas sendiri
  4. Operasi kecil dengan mengangkat kutil tersebut
  5. Laser dengan cara membakar gumpalan pembuluh darah kecil yang tertutup. Tujuannya yaitu untuk mematikan jaringan yang terinfeksi. Dengan begitu, mata ikan pun bisa terlepas dari kulit.

    Cara Mencegah Mata Ikan
  • Menggunakan kaus kaki saat memakai sepatu.
  • Menggunakan sandal atau sepatu yang sesuai ukuran agar nyaman.
  • Mengenakan alas kaki saat berjalan di luar ruangan terlebih pada area umum.
  • Menjaga kebersihan tangan dan kaki.
  • Memotong kuku tangan dan kaki secara rutin.
  • Memakai krim pelembap di kaki dan tangan agar tidak kering.

Check Also

Kesehatan April 26 copy

ASAM LAMBUNG NAIK,TERASA TERBAKAR & NYERI DI DADA : Keluhan Sepele Yang Tidak Boleh Diabaikan

Oleh: Andreas Adiwinata, dr., M.Biomed Banyak orang pernah merasakan sensasi panas di dada setelah makan, …