CIREBON OH CIREBON

Puji syukur kepada Tuhan Yesus, kami staff EGM telah melaksanakan acara kuliner tanggal 10-11 Januari 2017 ke Cirebon. Tepat pk. 07.00 WIB berangkat menggunakan travello, driver Yoyo, dari 10 orang staff EGM hanya 7 orang yang berangkat.

Selama perjalanan kami merasakan kegembiraan, candaan dan gelak tawa. Di tol Cipali kami berisitirahat di rest area dan di kamar kecil salah satu staff melihat ada kacamata yang tertinggal di wastafel dan awalnya mengira bahwa kacamata tersebut adalah milik salah satu dari staff EGM. Namun, ternyata tak lama datang seorang ibu dengan memakai jilbab menghampiri dan menyatakan bahwa kacamata itu adalah miliknya dan kacamata kami berikan kepada ibu tersebut.

Kami segera melanjutkan perjalanan ke Cirebon, namun sebelum  berangkat ibu tadi beserta seorang pria yang bersamanya mengamati mobil kami yang bertuliskan GBI kemudian menghampiri supir Yoyo dan meminta untuk diantarkan sampai ke rest area berikutnya, ternyata sebelumnya mereka juga ikut kendaraan lain hanya untuk mengambil kacamata ibu yang tertinggal.  Awalnya ragu untuk mengajak ibu dan pria tersebut  dan berpikiran negatif kalau-kalau ibu dan pria tersebut adalah bukan orang baik-baik, namun akhirnya Yoyo menganggukkan kepala menerima permintaan ibu tersebut dan kami berangkat bersama-sama menuju rest area berikutnya. Sepanjang perjalanan kami berbincang-bincang dan bercerita tentang komunitas lansia di GBI dan ibu tersebut juga menanggapi dengan baik sampailah di rest area berikutnya sesuai dengan tujuan dan kamipun akhirnya berpisah.  Ada rasa sukacita dimana kami dapat memberikan bantuan dan pertolongan untuk seorang ibu, semoga ia dapat melihat bahwa kami dari komunitas gereja dapat menjadi berkat bagi siapapun. Puji Tuhan.

Kami tiba di Cirebon pukul 13.00 dan langsung berkuliner ria  ke nasi jamblang dan  pasar Kanoman, setelah itu barulah menuju tempat penginapan di Hotel Trijaya. Puji Tuhan di hotel tersebut bertemu dengan managernya yang mengetahui tentang GBI Pasir Koja karena pernah mengikuti paduan suara bersama Vivi Damapoli yang sekarang berada di Belanda. Sejenak kami berisitirahat di hotel tersebut dengan kamar yang nyaman dan sore harinya pergi makan ke restoran Chinese Food.

Malamnya kami melakukan doa bersama, mengucap syukur dipimpin oleh Ibu Hilda dan berkomitmen di tahun 2017 akan lebih setia melayani Tuhan dan percaya jerih payah kami tidak akan sia sia. Amin.

Esok harinya, saya, Ibu Sutianto dan Ibu Lili Anwar pergi ke Pasar Kanoman untuk mencari rebung, ada juga kejadian lucu dimana Ibu Lili Anwar  setiap melihat bentuk kue-kue yang aneh membelinya walaupun hanya satu dan mencobanya dan saya berkata ke Ibu Lili “meuni semua dicobaan kuenya atuh“ tapi Ibu Lili menjawab kan namanya juga kulinerrr hehehe … iya juga ya, kami melanjutkan kuliner dengan makan empal gentong khas Cirebon dan lanjut ke batik Trusmi untuk melihat-lihat. Menjelang sore kami melanjutkan perjalanan pulang ke Bandung.

Sepanjang perjalanan ke Bandung , kami mengucap syukur bahkan kami memiliki mimpi agar tahun depan dapat pergi ke tempat lain yang jauh dan biarlah mimpi kami dapat terjadi seperti dalam Yesaya 46:4 “ Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya dan mau menanggung kamu terus. Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu.“

Inilah perjalanan kuliner  staff EGM Pasko. Terimakasih buat semua yang telah mendukung kami. Hidup GBI Pasko Hidup EGM. Tuhan Yesus Memberkati.

Oleh : Pdp. Meila Imawan

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …