
PERTEMUAN I
Misi: Pergi, Menangkan Jiwa dan Menjadikan Murid Kristus (Mat. 28:18-20)
Pendahuluan
Setiap jemaat, apa pun kondisinya, apa pun profesinya, sama-sama dipanggil untuk terlibat dalam penginjilan dan pemuridan. Penginjilan dan pemuridan lebih mudah dilakukan bila kita bergerak bersama orang lain melalui care cell misalnya, dibandingkan bila kita bergerak sendiri.
Isi
Cara-cara praktis penginjilan dan pemuridan yang bisa dilakukan di cell antara lain:
1. Mulai dari anggota keluarga kita masing-masing.
Buatlah pertemuan cell dilaksanakan secara bergilir, sehingga anggota keluarga yang belum pernah hadir lebih mungkin untuk ikut pertemuan cell.
2. Ajak teman-teman kita.
Setiap anggota cell pasti punya teman yang bisa diajak. Teman kantor, tetangga, teman sekolah, kuliah.
3. Orang yang punya masalah.
Setiap orang pasti punya masalah. Mereka pasti ingin mendapatkan jawaban atas masalahnya. Tawarkan mereka untuk hadir di cell, dan yakinkan bahwa sangat mungkin masalah mereka terjawab.
Kesimpulan
Penginjilan dan pemuridan lebih mudah kita laksanakan bersama, dibanding bila kita bergerak sendiri. Manfaatkan care cell sebagai wadah penginjilan dan pemuridan. Undang keluarga, teman, dan orang yang punya masalah hadir di cell.
Pertanyaan Diskusi:
1. Mintalah semua anggota cell untuk bersedia melaksanakan pertemuan-pertemuan cell secara bergilir, sehingga setiap anggota keluarga mempunyai kesempatan untuk dijangkau!
2. Mintalah anggota cell untuk mengundang teman-teman mereka pada pertemuan cell berikutnya!
PERTEMUAN II
Misi Wilayah Perkotaan (Yoh.4:5-19, 39-42)
Pendahuluan
Kota adalah tempat yang selalu menarik banyak orang datang dengan tujuan: bekerja, bisnis, sekolah (kuliah), dan sebagainya. Karena itu kota menjadi ladang penginjilan yang sangat strategis. Bila orang-orang yang datang ke kota itu diinjili dan dimuridkan, maka mereka akan membawa Injil itu ke tempat dari mana mereka berasal. Dengan demikian Injil semakin cepat tersebar.
Isi
Cara praktis kita terlibat dalam misi wilayah perkotaan:
1. Menjangkau pelajar & mahasiswa.
Pelajar dan mahasiswa yang datang ke Bandung, pasti butuh tempat ibadah, butuh komunitas, maka kita dapat menawarkan kepada mereka untuk hadir di cell maupun gereja kita. Atau bisa juga dengan cara merintis cell baru di sekolah, dan kampus dengan mengajak beberapa orang.
2. Menjangkau pendatang baru.
Di lingkungan kita mungkin ada pendatang atau penduduk baru yang bisa kita ajak cell. Bisa juga kita merintis cell baru di komplek-komplek perumahan baru.
3. Menjangkau teman kerja baru atau teman bisnis
Bila di tempat kita kerja ada teman kerja yang baru, tawarkan pula pada mereka untuk hadir di cell atau gereja kita. Bila kita punya teman bisnis, kita bisa mengadakan pertemuan penginjilan dan pemuridan sambil makan siang misalnya.
Kesimpulan:
Kota adalah ladang penginjilan yang sangat strategis, karena banyak orang datang ke kota. Misi di kota dapat kita lakukan dengan menjangkau: pelajar, mahasiswa, penduduk baru di lingkungan tempat tinggal kita atau kolega bisnis kita.
Pertanyaan Diskusi:
1. Setiap anggota cell didorong untuk melihat di sekeliling mereka: siapa yang bisa diajak ke cell atau pun ke gereja!
2. Semangati anggota cell untuk tidak takut membuka cell baru bila diperlukan!
PERTEMUAN III
Belas Kasihan pada Jiwa-jiwa, Kunci Penginjilan yang Berkuasa (Mrk.6:34; 8:2)
Pendahuluan
Belas kasihan akan menggerakkan kita untuk pergi, peduli dan bekerja keras memenangkan jiwa. Lewat pemberitaan Injil akan terbuka jalan bagi orang-orang untuk mengalami perubahan hidup dan masa depan.
Isi
Tuhan Yesus selalu melayani dengan belas kasihan. Akibatnya Ia dapat melayani banyak jiwa dan pelayanan-Nya disertai kuasa.
Cara-cara praktis menunjukkan belas kasihan dalam pelayanan seperti yang pernah dilakukan Tuhan Yesus:
1. Memberi makan yang lapar.
Orang lapar adalah mereka yang punya penghasilan yang minim sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Bila ada orang seperti itu: anggota cell bisa sama-sama membantu mereka.
2. Menolong yang susah.
Orang susah adalah mereka yang ditimpa masalah-masalah yang berat sehingga mereka lelah. Mereka perlu didengar. Anggota cell dapat melayani mereka dengan mendoakan, berkunjung, mendengarkan mereka.
3. Merawat dan menyembuhkan yang sakit.
Orang sakit bisa didoakan agar mengalami mukjizat kesembuhan, atau dapat dikunjungi dan sebagainya.
Kesimpulan
Belas kasihan membuat kita pergi, peduli dan bekerja keras untuk memenangkan jiwa. Hal-hal praktis yang bisa kita lakukan: perhatikan dan layani orang-orang lapar, orang-orang susah, dan orang-orang sakit di sekitar kita.
Pertanyaan Diskusi:
1. Mintalah anggota cell untuk memperhatikan apakah ada orang-orang lapar, susah atau sakit di sekitar mereka yang perlu dilayani! Lalu buat daftarnya!
2. Rencanakanlah bersama anggota cell untuk melayani orang-orang yang sudah didaftarkan tadi!
PERTEMUAN IV
Penginjilan dengan Kuasa (Mrk.16:15-20)
Pendahuluan
Penginjilan sejati akan disertai dengan tanda dan kuasa, Injil bukan hanya sekedar pemberitaan agama tapi demonstrasi kuasa kebangkitan Kristus.
Isi
Demonstrasi kuasa yang menyertai pemberitaan Injil di antaranya:
1. Mengusir setan-setan.
Jangan ragu untuk melepaskan orang-orang yang menerima Injil dari pekerjaan-pekerjaan Iblis dan roh-roh jahat.
2. Kuasa untuk menyembuhkan.
Jangan ragu untuk menumpangkan tangan bagi mereka yang sakit dan harapkanlah kesembuhan terjadi.
Kesimpulan
Di mana pun Injil diberitakan, ia selalu disertai dengan demonstrasi kuasa. Setan-setan diusir, orang-orang sakit disembuhkan. Kuasa ini selalu menyertai orang percaya di mana pun mereka memberitakan Injil.
Pertanyaan Diskusi:
1. Mintalah 1 atau 2 anggota cell menceritakan pengalaman mereka ketika mengalami kuasa Allah!
2. Yakinkanlah setiap anggota cell, bahwa kuasa Allah akan menyertai pemberitaan Injil yang mereka lakukan dan doakanlah setiap anggota cell untuk mendemonstrasikan kuasa Allah dalam penginjilan!
PERTEMUAN V
Memberitakan Injil adalah Tugas Utama Gereja (Mrk.1:38, Luk.4:44; Kis.8:42; Kis.5:42; 1Kor.1:17)
Pendahuluan
Ada beberapa tugas panggilan gereja, yaitu: marturia (bersaksi), liturgia (beribadah), diakonia (melayani mereka yang menderita), didaskalia (mengajar firman Tuhan), koinonia (persekutuan). Namun, semua tugas lain harus dihubungkan dengan tugas marturia. Ketika melayani mereka yang menderita, Injil harus diberitakan. Ketika ibadah, Injil harus diberitakan. Ketika mengajar, Injil harus diberitakan. Ketika bersekutu, Injil harus diberitakan.
Isi
Karena memberitakan Injil adalah tugas utama gereja, maka semua jemaat harus terlibat di dalamnya. Cara sederhana yang dilakukan adalah:
1. Membuka rumah sebagai tempat pertemuan cell.
Ketika rumah kita dipakai pertemuan cell, maka kita dapat menginjili semua anggota keluarga kita dan mengajak tetangga kita.
2. Berdoa bagi pemberitaan Injil.
Kita juga dapat mendoakan pemberitaan Injil agar berhasil.
Kesimpulan
Memberitakan Injil adalah tugas utama gereja dan kita semua dipanggil untuk terlibat. Keterlibatan kita dapat dilakukan dengan cara sederhana: membuka rumah sebagai tempat pertemuan cell dan berdoa bagi pemberitaan Injil.
Pertanyaan Diskusi:
1. Aturlah pertemuan cell secara bergilir di rumah anggota cell. Dengan cara seperti itu setiap anggota cell diberi kesempatan untuk mengajak keluarga mereka dan para tetangganya!
2. Ajaklah setiap anggota cell untuk mendoakan pemberitaan Injil yang sedang dilakukan oleh gereja kita maupun di berbagai tempat di Indonesia!
GBI Pasir Koja 39 Bandung