Care Cell Mei 2022 – ROH KUDUS

Care Cell Mei 2022 - Setelah Tuhan Yesus naik ke sorga, Roh Kudus dicurahkan kepada orang percaya pada hari Pentakosta. Roh Kudus sekarang
Oleh: Pdp.Dr. Ferry Simanjuntak

Care Cell Mei 2022

PERTEMUAN I
Membangun Hubungan Dengan Roh Kudus (Rm. 8:1-11; Ef. 4:29-30) Care Cell Mei 2022

Pendahuluan
Setelah Tuhan Yesus naik ke sorga, Roh Kudus dicurahkan kepada orang percaya pada hari Pentakosta. Roh Kudus sekarang tinggal di dalam diri kita dan menyertai kita sampai akhir zaman. Inilah penggenapan janji Tuhan Yesus yang berkata, “Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Mat. 28:20). Karena itu, kita harus belajar bagaimana bergaul karib dengan Roh Kudus dan melibatkan Dia dalam seluruh aspek kehidupan kita setiap hari. Care Cell Mei 2022

Isi
Bagaimana kita dapat membangun hubungan intim dengan Roh Kudus?
1. Sediakan waktu khusus untuk berdoa, membaca Alkitab dan menyembah Tuhan.
Kesibukan dapat membuat hubungan menjadi renggang. Bila suami, isteri dan anak-anak sibuk dengan urusannya masing-masing dan tidak lagi mempunyai waktu untuk berkumpul dan berkomunikasi, maka hubungan menjadi renggang. Untuk menjaga hubungan yang intim diperlukan usaha dari masing-masing pribadi untuk tetap berkomunikasi dan mengambil waktu bersama. Demikian pula bila kita ingin membangun hubungan yang intim dengan Roh Kudus, kita pun harus berusaha untuk tetap berkomunikasi, mengambil waktu bersama Roh Kudus serta melibatkan Roh Kudus dalam seluruh kehidupan kita. Itu sebabnya kita harus menyediakan waktu rutin untuk berdoa, membaca Alkitab dan menyembah Tuhan.

2. Menjaga kekudusan
Roh Kudus adalah pribadi yang kudus dan sekaligus mempunyai perasaan. Ia dapat berdukacita, ketika kita berdosa dan tidak taat. Banyak orang kesulitan bahkan tidak bisa lagi merasakan kehadiran Roh Kudus karena mereka hidup di dalam dosa, kepahitan, kekecewaan. Dosa harus diakui, semua kepahitan dan kekecewaan harus ditanggalkan agar kita bisa terus menikmati relasi yang akrab dengan Roh Kudus.

Kesimpulan
Roh Kudus sekarang tinggal di dalam diri kita dan menyertai kita sampai akhir zaman. Kita harus membangun relasi yang akrab dengan Roh Kudus dan melibatkan Dia dalam seluruh aspek kehidupan kita setiap hari. Caranya adalah: sediakan waktu khusus setiap hari untuk berdoa, membaca Alkitab dan menyembah Tuhan. Dan hiduplah dalam kekudusan. Bila ada dosa segera akui, tanggalkan kepahitan dan kekecewaan yang mendukakan Roh Kudus maka Anda akan merasakan kembali persekutuan yang akrab dengan Dia.

Pertanyaan Diskusi:
1. Mintalah satu atau dua orang anggota cell untuk menceritakan pengalaman mereka bersekutu dengan Roh Kudus akhir-akhir ini!
2. Bila ada di antara anggota cell yang merasa bahwa hubungannya dengan Roh Kudus akhir-akhir ini mulai menurun, berdoalah bersama untuknya agar ia mengalami kembali kebangunan rohani dan dapat menikmati kembali hubungan yang hangat dengan Roh Kudus!

 

PERTEMUAN II
Tanda Roh Kudus Ada di Dalammu (Kis. 2:1-4; Rm. 8:12-17)

Pendahuluan
Bila hati seseorang dipenuhi oleh kejahatan, hal itu akan tampak dari perkataan dan perilakunya. Tuhan Yesus berkata, bahwa dari dalam hatilah timbul segala kejahatan dan dosa (Mat. 15:19). Demikian juga bila Roh Kudus tinggal dan memenuhi hidup seseorang, maka kita dapat melihat sejumlah tanda di dalam hidupnya.

Isi
Apa saja tanda-tanda yang dapat dilihat dalam diri seseorang bila Ia dipenuhi Roh Kudus?
1. Ada kemenangan dari dosa atau keinginan daging (Rm. 8:13).
Dosa tidak lagi berkuasa atas hidup kita, karena Roh Kudus memberi kuasa kepada kita untuk hidup dalam kebenaran dan ketaatan.

2. Mengalami pimpinan Roh (Rm. 8:14).
Kita tidak lagi berjalan menurut keinginan dan pikiran kita sendiri, sekarang kita berjalan di dalam pimpinan dan arahan Tuhan, sehingga kita mengalami keberhasilan.

3. Kita menikmati relasi yang akrab dengan Bapa (Rm. 8:15-17).
Roh Kudus meneguhkan kita sebagai anak Allah, sehingga kita dapat menikmati relasi yang akrab dengan Bapa. Salah satu caranya adalah Roh Kudus memberikan bahasa-bahasa lain kepada kita sehingga kita bisa berdoa melampaui keterbatasan akal budi kita (Kis. 2:1-4)

4. Kita diberikan keberanian untuk bersaksi (Kis. 2:14-40).
Setelah dipenuhi Roh Kudus, murid-murid dan termasuk juga Simon Petrus mendapat keberanian untuk memberitakan Injil sehingga 3000 orang bertobat.

Kesimpulan:
Selalu ada tanda-tanda nyata bila seseorang dipenuhi Roh Kudus. Tanda-tanda tersebut yaitu: kemenangan dari dosa, tidak lagi berjalan menurut pikiran sendiri, bisa menikmati relasi yang akrab dengan Bapa, dan diberi keberanian untuk bersaksi.

Pertanyaan Diskusi:
1. Mintalah 2 atau 3 anggora cell untuk menceritakan perbedaan kehidupan mereka sebelum dan sesudah dipenuhi Roh Kudus!
2. Bila masih ada anggota cell yang belum menerima bahasa roh, berdoalah bersama-sama supaya Roh Kudus mengaruniakannya kepada mereka!

 

PERTEMUAN III
Berdoa Dalam Roh/Praying in The Spirit (Rm. 8:26-28; 1 Kor. 14:13-17)

Pendahuluan
Doa mendatangkan berkat yang luar biasa di dalam kehidupan kita. Dengan berdoa kita mendapatkan kekuatan rohani. Tuhan Yesus mendapat kekuatan menuju salib ketika Ia berdoa di taman Getsemani. Dengan berdoa kita mendapat kuasa untuk bersaksi seperti para murid pada hari Pentakosta. Setelah berdoa selama 10 hari, Petrus berkhotbah dan 3000 orang diselamatkan! Dengan berdoa kita mendapatkan pewahyuan. Petrus mendapat pewahyuan melalui sebuah penglihatan bahwa Tuhan menghendaki agar bangsa-bangsa non-Yahudi juga mendengar Injil ketika ia sedang berdoa dan berpuasa di rumah Simon penyamak kulit (Kis. 10:9-17). Dengan berdoa kita mendapat arahan atau pimpinan Tuhan. Paulus mendapat arahan tentang pelayanan sementara sedang berdoa dan berpuasa dengan para pemimpin jemaat di Antiokhia (Kis. 13:1-4).

Isi
Namun kita harus akui bahwa pikiran dan kata-kata kita terbatas saat kita berdoa. Itulah sebabnya Alkitab menasihati kita agar berdoa di dalam Roh Kudus. Apa arti berdoa dalam Roh Kudus?
1. Berdoa dalam pimpinan Roh Kudus.
Saat berdoa, biasakanlah selalu terbuka terhadap pimpinan Roh Kudus. Misalnya:
· Ada saat ketika kita berdoa, Roh Kudus meliputi hati kita dengan belas kasihan dan hal itu membuat kita menangis sejadi-jadinya. Mungkin itu adalah saat ketika Roh Kudus mengarahkan kita berdoa untuk orang-orang yang sedang lemah, dalam pergumulan, penderitaan, supaya iman mereka tidak goyang karena kesusahan-kesusahan yang mereka alami.
· Ada saat ketika kita berdoa, Roh Kudus meliputi hati kita dengan dukacita yang sangat mendalam. Mungkin hal itu adalah saat ketika Roh Kudus mengarahkan kita berdoa untuk orang-orang yang terhilang dalam dosa, atau saudara seiman atau hamba Tuhan yang jatuh dalam dosa, supaya mereka diselamatkan dan dipulihkan
· Ada saat ketika kita berdoa, Roh Kudus membuat roh kita menjadi garang. Mungkin itu adalah saat ketika Roh Kudus memimpin kita melakukan suatu doa peperangan rohani untuk melawan kuasa kegelapan dan untuk terjadinya suatu kebangunan rohani.
· Ada saat ketika kita berdoa, Roh Kudus meliputi hati kita dengan keteduhan batin yang luar biasa. Mungkin itu adalah saat Roh Kudus memimpin kita mengalami perhentian di hadirat Tuhan, kita merasakan kepuasan di dalam batin, sukacita dan kemenangan.

2. Berdoa dalam bahasa roh.
Ada saat kita tidak mampu lagi berdoa dengan akal budi (pikiran kita) dan kata-kata kita habis. Maka saat seperti itu, mungkin Roh Kudus sedang ingin memimpin kita berdoa dengan bahasa roh. Maka doa-doa kita mengalir melampaui batas-batas kemanusiaan kita. Kita mengalami kekayaan hubungan dengan Allah yang tanpa batas.

Kesimpulan
Karena ada banyak berkat rohani yang kita dapat melalui doa, maka doa seharusnya menjadi gaya hidup kita. Namun karena kita terbatas, maka belajarlah untuk berdoa di dalam Roh Kudus, yaitu berdoa dengan meminta pimpinan Roh Kudus dan juga berdoa dengan bahasa roh.

Pertanyaan Diskusi:
1. Mintalah dua atau tiga anggota cell untuk menceritakan pengalaman doa mereka bersama Roh Kudus!
2. Berdoalah kembali agar semua anggota cell menerima bahasa roh, sehingga mengalami terobosan di dalam kehidupan doa mereka!

 

PERTEMUAN IV
Kunci Melepaskan Urapan Tuhan dalam Hidupmu (Kis. 2:14-21; Ibr. 3:7-15)

Pendahuluan
Kita dipanggil untuk menjadi pelayan dari Perjanjian Baru dengan urapan Allah yang menghasilkan kehidupan (2 Kor. 3:5, 6). Urapan membuat pelayanan kita berbeda dan efektif, karena kemuliaan dan kuasa Allah dilepaskan. Tuhan Yesus adalah contoh bagaimana urapan Roh Kudus bisa beroperasi secara total dan sempurna di dalam kehidupan kita. Kisah Para Rasul 10:38 berkata, “yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.” Sebagai hasil urapan Roh Kudus kehidupan dan pelayanan Yesus telah mengalirkan kuasa Allah untuk menjawab semua kebutuhan manusia.

Isi
Dari kehidupan Tuhan Yesus dan tokoh-tokoh iman dalam Alkitab, kita belajar bagaimana melepaskan urapan Roh Kudus dalam kehidupan kita:
1. Adanya ketaatan total kepada kehendak Bapa.
Tuhan Yesus telah menjalani kehidupan yang taat total kepada kehendak Bapa. Ia taat kepada kehendak Bapa untuk turun ke dunia dan berinkarnasi. Walaupun untuk itu, Ia harus meninggalkan kemuliaan di sorga. Ia telah menyerahkan kehendak-Nya secara total sehingga kehendak Bapa saja yang terjadi ketika Ia berdoa di Taman Getsemani. Walaupun untuk itu, Ia harus rela menderita dan mati dengan cara yang paling terkutuk di kayu salib, supaya tersedia jalan penebusan bagi orang berdosa.

2. Mati bagi manusia lama.
Paulus berkata, “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.” (Gal. 2:20). Ini adalah pernyataan, bahwa Paulus telah menanggalkan kehidupannya yang lama dan sekarang ia sepenuhnya membiarkan Kristus yang hidup di dalam dirinya. Maka kita melihat urapan Roh Kudus bekerja di dalam hidupnya.

3. Persekutuan yang akrab dengan Tuhan.
Tidak ada jalan pintas untuk urapan Allah. Yesus menunjuk dua belas murid-Nya untuk menyertai-Nya terlebih dahulu sebelum Ia mengutus mereka untuk melayani (Mrk. 3:14-15). Artinya, murid-murid harus menghabiskan waktu untuk bersama Tuhan Yesus terlebih dahulu, bersekutu akrab dan mengenal Tuhan Yesus secara pribadi, barulah mereka diutus keluar untuk melayani. Urapan sejati datang dari hubungan yang benar dengan Tuhan. Itu sebabnya kita perlu menempatkan prioritas dengan benar – doa sebelum melayani. Kita harus masuk ruang Raja untuk bertemu dengan-Nya sebelum keluar untuk melayani-Nya. Pelayanan harus mengalir keluar dari hubungan yang penuh kasih dan dekat dengan Allah.

Kesimpulan
Urapan Roh Kuduslah yang kita butuhkan untuk berhasil dan efektif dalam kehidupan dan pelayanan. Urapan datang kepada kehidupan yang taat pada kehendak Bapa. Urapan datang ketika hidup lama dimatikan sehingga kehidupan Kristus bekerja. Urapan juga datang ketika kita berada dalam persekutuan yang benar dan akrab dengan Tuhan.

Pertanyaan Diskusi:
1. Mintalah dua atau tiga anggota cell, menceritakan pengalaman nyata mereka bagaimana pengurapan Roh Kudus bekerja di dalam kehidupan mereka!
2. Berdoalah bersama agar seluruh anggota cell mengalami pengurapan Roh Kudus di dalam kehidupan mereka!

 

PERTEMUAN V
Memperoleh Karunia-Karunia Roh Kudus (1 Kor. 14:1-4; 2 Tim. 1:6-7)

Pendahuluan
Alkitab dengan jelas menyatakan, bahwa semua orang Kristen diberi karunia Roh Kudus sesuai kehendak Tuhan (1 Kor. 12:4-7, 11). Kapan karunia itu diberikan tidak secara jelas disebutkan. Kebanyakan kita beranggapan, bahwa karunia Roh Kudus diberikan saat kita menerima kelahiran kembali, yaitu saat kita percaya kepada Tuhan Yesus. Namun tampaknya, ada juga beberapa ayat yang menyebutkan bahwa Allah juga memberi karunia Roh di kemudian hari setelah kita lahir baru.
a. Misalnya dalam 1 Timotius 4:14 dan 2 Timotius 1:6, disebutkan bahwa Allah mengaruniakan karunia Roh kepada Timotius oleh nubuat dan penumpangan tangan untuk memampukan Timotius melaksanakan tugas-tugas pelayanannya.
b. Paulus sendiri menasihati jemaat Korintus untuk berusaha memperoleh karunia-karunia Roh, dengan maksud untuk dapat membangun atau mendatangkan kebaikan bagi Gereja.

Isi
Dengan demikian dapat kita simpulkan dua hal:
1. Memang pada saat orang lahir baru, Allah telah mengaruniakan karunia Roh kepada kita.
2. Namun, dalam perjalanan rohani kita ketika kita menerima tanggung jawab lebih besar lagi dalam pelayanan, kita bisa meminta agar Allah mengaruniakan karunia Roh lainnya kepada kita. Dengan demikian kita dimampukan untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan secara efektif. Tentu saja karunia-karunia Roh yang kita minta kemudian haruslah relevan dengan tugas-tugas dan tanggung jawab pelayanan kita.
Contoh nyata dalam Alkitab lainnya adalah raja Salomo. Ketika ia ditahbiskan menjadi raja, ia sadar bahwa hikmat untuk memberikan pengarahan dan keputusan adalah hal yang sangat ia butuhkan sebagai seorang raja. Itu sebabnya, ia memintanya kepada Allah, dan kita tahu bahwa Allah mengabulkan permintaannya.
Jadi seorang Kristen dapat saja meminta supaya Allah memberikan karunia Roh lainnya yang ia butuhkan supaya dapat melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab pelayanannya secara efektif. Karena itu, tidak salah bila para pemimpin atau penatua gereja mendoakan dan menumpangkan tangan atas jemaat untuk memperoleh karunia-karunia Roh. Care Cell Mei 2022


Kesimpulan
Karunia-karunia Roh Kudus sangat kita butuhkan untuk menjadi efektif dalam pelayanan. Karunia Roh diberikan pada saat kita lahir baru dan bisa ditambahkan kemudian oleh Allah kepada kita bila memang itu diperlukan. Dan yang terutama, karunia Roh itu harus dipergunakan untuk kepentingan tubuh Kristus, dan dijalankan dalam kasih. Care Cell Mei 2022



Pertanyaan Diskusi:
1. Mintalah dua atau tiga anggota cell, apakah mereka sudah mengetahui karunia Roh mereka dan apakah mereka sudah belajar menggunakan dan mengembangkannya! Care Cell Mei 2022

2. Sebagai seorang pemimpin cell, Anda harus meneguhkan karunia-karunia Roh yang ada pada setiap anggota cell. Jangan ragu untuk mendoakan anggota-anggota cell Anda, agar mereka mengetahui apa karunia Roh yang diberikan Allah pada mereka dan mempergunakannya untuk saling membangun.

Untuk membaca Bahan Care Cell yang lain silahkan klik disini  

Check Also

Care Cell Mei

ROH KUDUS

Oleh: Pdm. N. Tonny Saputra I.Be and Stay Humble (Bersikap Tetap Rendah Hati) Matius 5:3; …