CACAR MONYET

Kesehatan
Oleh : Hanna Goenawan, dr., M.Kes., PhD.

Dunia menghadapi peningkatan berbagai penyakit, walaupun penyakit itu sebenarnya telah ada sejak lama. Cacar monyet adalah penyakit yang berasal dari hewan (monyet) dan menular ke manusia. Gejalanya sangat mirip dengan penyakit cacar, walaupun jauh lebih ringan.

Penularan bersumber dari kontak langsung dengan cairan tubuh, darah, lendir dan berbagai luka dari hewan yang terinfeksi. Selain itu, memakan daging setengah matang dan berbagai makanan yang berasal dari hewan.

Penularan dari manusia dapat disebabkan oleh kontak langsung dengan luka, droplet atau objek yang terkontaminasi. Penularan terbesar terjadi dengan cara kontak langsung.

Gejala:
Masa inkubasi (mulai dari penularan hingga timbulnya gejala) berkisar antara 5-21 hari.

Infeksi dapat dibagi menjadi dua periode:
1. Periode invasi (hari ke 0-5) dimana terdapat gejala demam, nyeri kepala, pembengkakan kelenjar limpa, nyeri otot dan kekurangan energi.
2. Timbulnya cacar pada kulit dimulai hari ke 1-3 setelah demam. Bercak kemerahan terpusat pada wajah, tangan dan kaki. Namun, dapat mengenai bagian tubuh lainnya.
Cacar monyet merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya, dalam waktu 2-4 minggu. Gejala berat terjadi pada anak-anak dan berhubungan dengan kondisi tubuh pasien. Diperkirakan, vaksin cacar air dapat memberikan perlindungan terhadap cacar monyet. Namun hal ini masih menjadi kontroversi.

Pengobatan: Cacar monyet diutamakan untuk menghilangkan gejala dan mencegah komplikasi. Pasien harus mendapatkan minum dan makan dalam jumlah cukup.

Bagaimana pencegahan dari cacar monyet?
– Hindari menyentuh hewan yang terinfeksi virus.
– Hindari memegang tumbuhan, pakaian, selimut atau bahan lain yang terinfeksi dengan hewan atau manusia.
– Isolasi orang yang terinfeksi dengan cacar monyet, cuci tangan dengan air dan sabun bila Anda berkontak dengan hewan yang terkontaminasi.

Check Also

Kesehatan April 26 copy

ASAM LAMBUNG NAIK,TERASA TERBAKAR & NYERI DI DADA : Keluhan Sepele Yang Tidak Boleh Diabaikan

Oleh: Andreas Adiwinata, dr., M.Biomed Banyak orang pernah merasakan sensasi panas di dada setelah makan, …