
Lukas 24:6-9 menuliskan bahwa Yesus telah bangkit dari antara orang mati, hal itu diyakinkan dengan dua malaikat yang menampakkan diri kepada para wanita yang datang ke kubur Yesus. Kedua malaikat tersebut merupakan saksi mata yang terpercaya, sebab mereka diutus dari sorga khusus untuk mengemban tugas yang berhubungan dengan kebangkitan Kristus . Kebangkitan Yesus diperkuat oleh kenyataan bahwa kubur dimana Yesus diletakkan telah kosong. Jikalau musuh Yesus telah mencuri mayat-Nya, maka mereka pasti memperlihatkan-Nya untuk membuktikan bahwa Yesus tidak bangkit. Kubur yang kosong membuktikan bahwa Yesus telah bangkit dan Dia benar-benar Anak Allah.
Kebangkitan Yesus juga diperkuat oleh baptisan dalam Roh Kudus dan penyataan-penyataan yang menyertainya di dalam gereja. Fakta bahwa Roh Kudus telah dicurahkan pada hari Pentakosta sebagai sesuatu yang dialami oleh orang percaya merupakan bukti bahwa Yesus telah bangkit , naik ke sorga dan ditinggikan di sebelah kanan Allah (Kis. 1:3-5; 2:33). Jika Kristus tidak bangkit, tidak akan pernah ada pengalaman baptisan dalam Roh Kudus (Yoh. 16:7).
Dalam Kisah Para Rasul 1:4-5, Yesus memberikan pesan kepada murid-murid-Nya untuk tidak meninggalkan Yerusalem tetapi menyuruh mereka tinggal di situ untuk menantikan janji Bapa yaitu mereka akan dibaptis dengan Roh Kudus. Dengan hal itu Ia ingin menguji ketaatan mereka, dan mereka taat. Mereka berkumpul untuk menjadi saksi kenaikan-Nya ke sorga. Kristus membuktikan kebangkitan dan kenaikan-Nya ke sorga dengan disaksikan oleh para murid-Nya. Ia menentukan pekerjaan mereka, dan dengan penuh kuasa meyakinkan mereka bahwa mereka akan mampu meneruskannya, dan akan berhasil melakukannya. Hal ini terjadi karena mereka akan menerima kuasa saat Roh Kudus turun ke atas mereka, dan mereka akan menjadi saksi bagi Yesus dan bagi kemuliaan Tuhan.
Janji firman Tuhan ini juga berlaku bagi kita saat ini, karena Yesus telah bangkit bagi kita. Yesus telah menentukan pekerjaan bagi kita untuk melakukan pekerjaan yang terhormat dan mulia yaitu bahwa kita akan menjadi saksi-Nya: kita akan menyatakan bahwa Dia adalah Raja, dan kerajaan-Nya akan didirikan, dan Ia akan memerintah.
Roh Kudus akan meneguhkan kesaksian-kesaksian kita, bukan dengan sumpah, melainkan dengan materai Ilahi berupa mukjizat-mukjizat dan karunia-karunia adikodrati. Bahwa kuasa kita untuk melakukan pekerjaan ini sangat memadai. Saksi-saksi Kristus akan menerima kuasa untuk melakukan pekerjaan yang harus dilakukannya sesuai dengan panggilan-Nya. Bahwa pengaruh kita akan menjadi besar dan sangat luas: “Kamu akan menjadi saksi bagi Kristus, dan akan menjalankan kepentingan-Nya.”
Oleh sebab itu, apapun keadaan kita saat ini, marilah kita terus setia untuk menjadi saksi-Nya dan memenangkan jiwa-jiwa yang terhilang sampai Yesus datang yang kedua kalinya menjemput kita di awan-awan permai. Roh Kudus akan selalu setia menyertai kita sampai kepada kesudahannya. Amin.
GBI Pasir Koja 39 Bandung