Bahan Care Cell September 2017

MURID YANG MENGHASILKAN BUAH

Pertemuan 1

Murid yang Terpanggil dan Terpilih. (Luk. 6:12-16; Mrk. 3:13-19)

Salah satu hal terpenting yang dilakukan oleh Tuhan Yesus dalam pelayanan-Nya adalah memuridkan. Dengan memuridkan, Ia memperluas daya jangkau pelayanan-Nya. Dengan memuridkan urapan dan karunia-karunia pelayanan juga dimultiplikasikan.

Ada tiga tahap panggilan seorang murid.

  1. Panggilan untuk bersekutu dengan Tuhan Yesus (Mrk. 3:14a)

Panggilan pertama seorang murid adalah untuk bersekutu dengan Tuhan Yesus. Di dalam persekutuan dengan Tuhan Yesuslah mengalir urapan dan karunia-karunia yang diperlukan dalam pelayanan. Sama seperti ranting yang tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri. Ranting harus tetap melekat pada pokok anggur sehingga ia menerima segala nutrisi yang ia perlukan untuk menghasilkan buah.

  1. Panggilan untuk memberitakan Injil (Mrk. 3:14b)

Para murid dilatih untuk memberitakan Injil. Pemuridan bukanlah panggilan untuk sekedar berkumpul dan menerima pengajaran firman Tuhan. Para murid diperlengkapi dengan firman Tuhan dan karunia-karunia pelayanan dengan maksud, supaya mereka dimampukan untuk menjadi saksi Yesus.

  1. Panggilan untuk menerima kuasa (Mrk. 3:15)

Agar seorang murid berhasil dalam pelayanan dan penginjilan, ia membutuhkan kuasa Allah. Kuasa Allah pertama-tama akan mengubahkan kehidupan murid itu sendiri dan kemudian mengubahkan kehidupan orang-orang yang ia layani.

Pertanyaan dan Penerapan

  1. Menurut Anda, apakah seluruh anggota Care Cell juga terpanggil menjadi murid Tuhan Yesus?
  2. Sebutkanlah beberapa kegiatan di bawah ini termasuk panggilan yang mana dari seorang murid!
No.KegiatanPanggilan
1BerdoaContoh: Panggilan utk bersekutu dengan Tuhan Yesus
2Mengundang tetangga ke Care Cell
3Mendoakan orang sakit
4Membaca Alkitab
5Memutar film Penginjilan
6Berdoa syafaat bagi teman Care Cell
7Hadir di Care Cell
8Mengundang tetangga ke Gereja
9Melayani kesembuhan luka batin

Pertemuan 2

Hidup Berbuah yang Menjadi Teladan (Yoh. 15:16)

Semua orang Kristen dipanggil untuk menghasilkan buah. Menghasilkan buah adalah suatu proses yang harus terjadi seumur hidup kita. Firman Tuhan berkata bahwa orang benar “Pada masa tua pun mereka masih berbuah, . . .” (Mzm. 92:15). Untuk menjadi murid yang menghasilkan buah, ada tiga tahap yang harus dilalui seorang murid, yaitu:

  1. Dipilih

Petani hanya memilih benih unggul untuk ditanam di ladangnya, supaya menghasilkan panen yang berlimpah. Pemimpin Care Cell harus melihat dengan kaca mata iman, bahwa semua anggota Care Cellnya adalah benih unggul (orang-orang pilihan Tuhan) yang telah ditetapkan untuk menghasilkan tuaian bagi Kerajaan Allah. Karena itu, jangan pernah meremehkan anggota Care Cell mu. Sebab bukan manusia yang memilih mereka, tetapi Tuhan Yesus sendiri. Dan pilihan Tuhan Yesus tidak pernah salah.

  1. Diutus

Semua anggota Care Cell harus diutus untuk pergi menghasilkan buah yang tetap. Pergi itu berarti: bertindak, tidak diam, bergerak, berangkat, mencari dengan seksama. Seperti gembala yang menyibakkan semak-semak, menyusuri jalan setapak di hutan, memeriksa tebing-tebing, menyusuri sungai-sungai saat mencari dombanya yang hilang. Salah satu kunci keberhasilan pelayanan Care Cell adalah desakan yang terus-menerus kepada semua anggota Care Cell untuk mencari jiwa.

  1. Didoakan

Tuhan Yesus selalu mendoakan murid-murid-Nya. Juga Tuhan Yesus melatih murid-murid-Nya untuk berdoa. Joel Comiskey dalam bukunya “Ledakan Kelompok Sel” menyimpulkan bahwa, ada hubungan yang erat antara jam-jam doa yang digunakan oleh pemimpin kelompok sel dengan perkembangan kelompok selnya. Mereka yang menghabiskan waktu doa 30 – 90 menit setiap hari  lebih berhasil dibandingkan dengan mereka yang hanya berdoa di bawah 30 menit.

Pertanyaan dan Penerapan

  1. Akhirilah setiap pertemuan Care Cell dengan menetapkan sasaran penjangkauan bagi setiap anggota Care Cell. Cara yang dapat Anda gunakan adalah, tanyakan: “Siapa yang akan mereka undang datang ke Care Cell minggu depan?” Lalu doakan nama-nama orang yang mereka akan undang tersebut.
  2. Bagilah anggota Care Cell Anda ke dalam kelompok 2 – 3 orang supaya mereka dapat saling mendoakan. Dan mintalah supaya mereka mendoakan untuk terjadinya kebangunan rohani dan tuaian jiwa-jiwa dalam Care Cell.

Pertemuan 3

Keseimbangan dalam Karunia Roh Kudus (1 Kor. 14:29-40)

Setiap orang yang telah percaya Tuhan Yesus menerima karunia rohani yang khusus dari Allah. Karunia tersebut di antaranya: hikmat, pengetahuan, iman, menyembuhkan, mengadakan mujizat, bernubuat, membedakan roh, berbahasa roh dan menafsirkan bahasa roh. Selain itu ada pula karunia untuk menasihati, mengajar, melayani dan sebagainya. Karunia-karunia tersebut diberikan untuk dipergunakan dalam pertemuan-pertemuan ibadah termasuk dalam pertemuan Care Cell.

Setiap orang harus datang ke pertemuan Care Cell dengan kesadaran bahwa ia mempunyai karunia rohani yang dapat disumbangkan bagi anggota-anggota Care Cell yang lain, dengan catatan:

  1. Karunia rohani harus digunakan dengan maksud untuk membangun (26-28).

Tidak boleh ada seorang yang merasa bahwa dirinya lebih dari yang lain, karena itu berarti kesombongan. Jangan menggunakan karunia rohani untuk menyerang anggota yang lain. Jangan paksa seseorang untuk mengungkapkan hal-hal yang sangat rahasia dan sensitif dalam kehidupannya di depan semua anggota Care Cell. Untuk itu, setiap anggota Care Cell harus belajar peka terhadap anggota yang lain.

  1. Karunia rohani harus digunakan dengan tertib, sopan dan teratur (29-33).

Tidak boleh ada satu orang pun yang mendominasi pertemuan Care Cell. Anggota-anggota Care Cell yang lain pun perlu diberi kesempatan melayani. Jika tidak, akan terjadi kekacauan. Untuk itu diperlukan pengendalian diri. Kedewasaan rohani seseorang dapat dilihat dari kemampuannya mengendalikan diri dengan memberikan kesempatan terlebih dahulu pada yang lain. Umumnya pertemuan Care Cell itu berlangsung 1,5 jam – 2 jam (sudah termasuk doa syafaat dan ramah tamah). Pertemuan Care Cell yang berlangsung terlalu lama, akhirnya akan menimbulkan kegelisahan dan membuat orang enggan untuk datang ke pertemuan Care Cell berikutnya.

Pertanyaan dan Penerapan

  1. Evaluasilah pertemuan-pertemuan Care Cell Anda selama ini dengan meminta pendapat dari anggota Care Cell yang lain. Mengenai:
  •  Apakah setiap anggota merasa sudah diberi kesempatan untuk terlibat aktif?
  •  Apakah waktu pertemuan Care Cell terlalu lama atau sudah ideal?
  • Apakah bahan sharing firman Tuhan selama ini dapat dimengerti?
  1. Motivasilah setiap anggota Care Cell agar senang bila dilibatkan dalam pelayanan Care Cell.

Pertemuan 4

Murid Pembuat Murid (Multiplikasi) (Yoh 15:1-8)

Jika seorang Kristen telah dimuridkan, maka diharapkan ia dapat memuridkan orang lain lagi. Setiap anggota Care Cell bukan saja diharapkan membawa jiwa-jiwa baru ke pertemuan Care Cell dan gereja, tetapi agar ia kelak merintis Care Cell yang baru dan menjadi pemimpinnya serta membuat anggota Care Cell-nya melakukan hal yang sama pula. Agar hal tersebut dapat terjadi, maka setiap anggota Care Cell harus memiliki sikap:

  1. Kesediaan untuk tetap tinggal pada pokok anggur (ay. 4, 5, 7)

Dari pokoklah ranting mendapat aliran air, sari makanan, dan zat-zat yang membuat ranting itu tetap hidup, memiliki daun yang hijau bahkan menghasilkan buah. Tetapi, ketika ranting itu terpisah maka ia akan kering, mati dan sudah pasti tidak menghasilkan buah (ay. 6). Demikian halnya dengan kehidupan orang percaya, harus senantiasa tinggal pada pokok anggur yang benar yakni Tuhan Yesus jikalau ia mau tetap hidup bahkan berbuah. Tinggal di dalam Yesus berarti percaya dan mempercayakan diri kepada pimpinan Yesus. Tinggal di dalam Yesus juga berati terjadinya relasi yang terus menerus dengan Dia.

  1. Kesediaan untuk dibersihkan oleh Allah (2, 7)

Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, setiap ranting akan dibersihkan dari berbagai hama atau benalu yang menghancurkan. Kalau ada ranting yang kering dan terlalu panjang, akan dipotong. Orang percaya juga harus bersedia dibersihkan oleh Allah Bapa sebagai pemilik pokok anggur melalui kebenaran firman-Nya. Karena firman-Nya adalah pelita bagi kaki dan terang bagi jalan kita. Firman Tuhan juga akan menegur, mengajar, menuntun dan memperbaharui kehidupan kita sehingga pada akhirnya menghasilkan buah.

Pertanyaan dan Penerapan

  1. Evaluasilah kebiasaan saat teduh setiap anggota Care Cell Anda!
  2. Mintalah 2 atau 3 orang anggota Care Cell Anda untuk menceritakan pengalaman saat hidup mereka sedang dibersihkan oleh Tuhan.

Oleh: Ferry Simanjuntak

Check Also

Care Cell Mei

ROH KUDUS

Oleh: Pdm. N. Tonny Saputra I.Be and Stay Humble (Bersikap Tetap Rendah Hati) Matius 5:3; …