ARTI PASKAH BAGI MANUSIA

Hari Paskah di dalam Perjanjian Lama merupakan peringatan hari pembebasan bangsa Israel dari perbudakan bangsa Mesir. Anak-anak sulung bangsa Mesir dibunuh, namun pintu-pintu rumah orang Ibrani dengan simbol darah dilewati (dilewati malaikat maut dan dalam bahasa Ibrani disebut Pesah). Peristiwa itu diperingati dengan makan “korban Paskah.” Dalam Perjanjian Baru “korban Paskah” adalah Yesus Kristus sendiri sebagai “Anak Domba Allah yang disembelih.”

Saat-saat hari Paskah seperti inilah merupakan kesempatan untuk merenungkan kembali mengapa Yesus harus mati di kayu salib, apakah pesan Paskah bagi kita?

Apakah arti Paskah yang sebenarnya bagi kita sebagai umat Kristen? Apakah cukup dengan datang ke tempat kebaktian mendengarkan khotbah, bernyanyi atau mementaskan sebuah drama?

Setidaknya ada 4 hal penting bagi manusia, memaknai nilai-nilai Paskah, yaitu:

I. “Kematian Kristus itu telah membenarkan dan menyelamatkan kita, Kristus merupakan pengorbanan kasih Allah yang sesungguhnya” (Ibr. 9:23-28).

Manusia telah dilepaskan dan diselamatkan dari hukuman kekal. Kita telah bebas seperti halnya Barabas, yang sudah rusak akhlaknya telah bebas dari hukuman mati. Penjahat yang tersalib telah menjadi simbol yang khas bagi pemberontakan manusia, tetapi, karena kematian Kristus sebagai pengorbanan sesungguhnya, maka manusia berdosa telah diselamatkan.

II. “Kematian Kristus di kayu salib telah menyucikan hati nurani dan batin kita. Bukit Golgota menjadi saksi penyaliban Yesus Kristus” (Mrk.15:20-32).

Batin manusia itu telah dikotori oleh dosa akibatnya manusia telah lumpuh, tidak berdaya. Untunglah, darah Kristus telah menyucikan kita dari amal dan perbuatan yang mati, supaya kita dapat melayani Allah yang hidup. Di bukit Golgota telah terjadi penebusan dan perlunasan hutang dosa yang tidak ternilai oleh Tuhan kita Yesus Kristus.

III. “Kebangkitan Kristus dari antara orang mati memberi pengharapan, manusia yang percaya pada-Nya memperoleh hidup yang kekal” (1 Kor. 15:1-10)

Kebangkitan-Nya dari antara orang mati, sebuah berita kemenangan besar, Iblis dan antek-anteknya tak kuasa menahan batu penutup kubur itu, kepala Iblis telah diremukkan oleh keturunan perempuan, memenuhi nubuatan dalam Kejadian 3:15.

IV. “Kematian Kristus telah menebus kita, salib-Nya memulihkan, dan darah-Nya berkuasa menyucikan dosa manusia” (Ibr. 9:15-22).

Tidak ada arti yang lebih indah dalam peringatan Paskah, kecuali: kita ditebus dan disucikan oleh darah Kristus. Rasul Petrus mengatakan, bahwa kita ditebus “bukan dengan barang yang fana, melainkan dengan darah yang mahal yaitu darah Kristus” (1 Pet. 1:18-19).

Inilah arti Paskah bagi kita, marilah kita menghargai apa yang sudah dilakukan Yesus Kristus di Buklit Golgota dengan percaya pada-Nya, mengasihi-Nya, melakukan apa yang diperintahkan-Nya dengan segenap hati, jiwa dan segenap akal budi kita. Tuhan Yesus memberkati kita di hari kemenangan, hari Paskah. Amin!

Oleh: Pdt. A. L. Jantje Haans

 

Check Also

Pesan Gembala April

PASKAH

Oleh: Pdt. Dr. A. L. Jantje Haans (Gembala Sidang) Rangkaian Paskah yang dikenal dengan Tri …