Angklung Goes to Jogja & Solo

Selasa – Kamis, 23 – 25 Oktober 2018, team angklung EGM yang berjumlah 40 orang melakukan pelayanan ke GBIS Alfa Omega – Solo dan GBI Miracle – Jogjakarta. Kali ini merupakan pelayanan team angklung terjauh.

Selasa, 23 Oktober pelayanan dimulai di GBIS – Alfa Omega. Pelayanan team angklung membuat jemaat di GBIS terkagum atas pelayanan ini, karena pada saat akhir ibadah gembala setempat meminta penjelasan dari Pak. Kurnia (sebagai pelatih) untuk memberikan cara bagaimana melatih ibu-ibu EGM GBI Pasirkoja sehingga dapat memainkan angklungnya dengan kompak. Hal ini diharapkan dapat juga dilakukan untuk team angklung GBIS yang akan dibentuk.

Sebagai lagu penutup di ibadah hari ini team angklung membawakan lagu daerah yaitu lagu “Bengawan Solo”. Tepuk tangan riuh dalam gereja membawa suasana semakin haru saat permainan angklung dimainkan.

Rabu, 24 Oktober kami melanjutkan pelayanan di GBI – Miracle Jogjakarta. Pada kesempatan kali ini team angklung tidak hanya membawakan lagu dengan memainkan angklungnya namun juga turut mendoakan jemaat yang maju ke panggung sebagai bagian “altar call” yang diserukan oleh Pdm. Nehemia Toni Saputra. Bahkan ada satu jemaat yang ingin didoakan agar dibimbing untuk menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidupnya. Suasana ibadah yang luar biasa.

Yang membuat pelayanan angklung ini menarik adalah pelaku pelayanannya ibu-ibu yang sebagian besar sudah tidak muda lagi, sehingga dalam setiap sambutan dari gembala setempat selalu ditekankan kepada anak-anak muda untuk bergairah atau semangat melayani, tidak kalah oleh oma-oma atau ibu-ibu yang datang dari jauh. Tentu saja hal inipun memotivasi team angklung untuk dapat berkontribusi dalam pelayanan selanjutnya walaupun usia mereka tidak muda lagi. Sungguh anugerah yang luar biasa, dimana semangat “emak-emak” inilah yang hendak ditularkan kepada gereja-gereja yang dikunjungi.

Akhirnya team angklung kembali ke Bandung dengan semangat yang masih membara. Puji Tuhan karena tidak ada seorang pun yang sakit atau merasa lelah. Bravo Team angklung, tetaplah rendah hati dan tetaplah memuji Tuhan. Kiranya pelayanannya semakin diurapi Tuhan Yesus.

Oleh: Fery Stiawan

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …