Renungan Harian (22 Februari 2018)

PENGINJILAN MELALUI DOA

Markus 11:24

Markus 11:24. “Karena itu Aku berkata kepadamu: apa saja yang kamu minta dan doakan, percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.”

Kira-kira sekitar 25 tahun yang lalu masih teringat bagaimana Tuhan mendemontrasikan kedahsyatan-Nya melalui hidup keluarga kami, yaitu dalam kisah kesaksian pertobatan nenek kami. Kami mempunyai seorang nenek yang lahir bukan di Indonesia tapi di China, tidak pernah mengenyam pendidikan di Indonesia dan komunikasi sehari-harinya dengan bahasa Hafa dan tidak bisa berbahasa Indonesia.

Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, maka kami mempunyai kerinduan ingin memenangkan nenek, namun kendalanya adalah kami tidak bisa berbahasa Hafa yang dipakai oleh nenek kami untuk memberitakan Injil kepadanya. Satu-satunya jalan untuk menjangkau nenek kami untuk menerima Injil Tuhan adalah melalui doa. Setiap hari kami berdoa tiada putus untuk keselamatan nenek.

Suatu hari nenek kami tersesat dan menghilang entah kemana, sudah dihubungi setiap keluarga tidak ada yang mengetahui keberadaannya, maka kekuatiran timbul karena nenek kami tidak bisa berbahasa Indonesia dan tidak hafal jalan pulang ke rumah. Hingga seminggu nenek menghilang dan dicari keberadaannya, kemudian tiba-tiba nenek kembali diantar dengan becak dan seorang teman yang mengantarkannya. Pada keesokan harinya nenek memanggil saya secara khusus dan memberikan dan menunjukkan sebuah kertas yang tergulung kepada saya untuk dibaca, ketika saya membukanya betapa kagetnya bahwa kertas yang tergulung adalah sebuah Surat Baptisan, ternyata selama petualang menghilangnya nenek ditemukan dengan seorang anak Tuhan yang dipakai Tuhan untuk menginjil nenek kami hingga bertobat.

Pengalaman peperangan rohani melalui doa tetap tersimpan dalam hati sanubari kami yang terdalam dan akan tetap menjadi kesaksian hidup bagi kami yaitu di mana ketidakberdayaan menghimpit hidup kita, masih ada kekuatan yang tidak terbatas yang mampu merebut kemenangan peperangan kita. (NK).

Doa: “Sungguh Engkau tidak terbatas! Kuasa-Mu lebih besar dari kendala dan keterbatasan kami. Oleh sebab itu, kami mau terus berdoa bagi keselamatan jiwa-jiwa yang terhilang. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …