Bahan Care Cell September 2015

carecellPertemuan 1
AKHIR ZAMAN
Tanda-Tanda Kedatangan Tuhan Yesus
Kita sedang hidup di akhir zaman dan Kristus akan segera datang kembali ke dunia untuk kedua kalinya. Tapi tentang saat kedatangan-Nya tak seorang pun yang tahu, kecuali Bapa di surga. Walaupun demikian kita harus mengetahui tanda-tanda zaman yang mendahului kedatangan Kristus ke-2 agar kita siap sedia dan setia setiap saat. Yesus marah kepada orang yang tidak bisa membaca tanda zaman (Mat.16:1-3). Berikut adalah beberapa tanda yang harus digenapi menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali:

1. Munculnya pengejek-pengejek (II Pet. 3:3-4).
Petrus menubuatkan akan datang para pengolok/ pengejek yang hidup menurut hawa nafsunya dan tidak percaya akan kedatangan Kristus yang kedua. Misalnya: film “The Last Tempation of Christ” (1998) disutradarai Martin Scorsese menggambarkan Yesus turun dari salib dan menikahi Maria Magdalena lalu membangun keluarga dan menikmati hari tua. Sungguh fakta yang diputarbalikkan. Namun Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan, sebab orang yang menghujatnya akan menemui kebinasaan (Gal. 6:7-8).

2. Timbulnya ajaran-ajaran sesat (I Tim. 4:1; Mat. 24:4-5, 24).
Inti ajaran sesat adalah menyangkal keTuhanan Yesus, menyangkal Tritunggal, menyangkal Alkitab sebagai firman Allah yang berotoritas sehingga menghasilkan perilaku dan moral yang menyimpang (tidak kudus). Kita harus menolak dengan tegas semua ajaran sesat (II Yoh. 1:9-11).

3. Munculnya musik penyembahan antikris.
Dalam Daniel 3:1-7 disebutkan sejenis musik yang dimainkan saat orang menyembah patung yang didirikan Nebukadnezar. Pada akhir zaman, antikris beserta nabi palsu akan menginspirasikan musik di dalam hati banyak orang yang ditujukan untuk menyembah setan, atau untuk mempropagandakan sadisme, free sex, obat bius, kekerasan dan kejahatan. Tetapi Tuhan akan membinasakan mereka (Wah. 18:21-22). Misal: kelompok ACDC menyanyikan “Hell’s Bell”, Iron Maiden menyanyikan lagu “Number of the Best” yakni 666. The Beatles menyanyikan lagu “The Oat” yang menghujat Kristus. Blue Oyster Cult dalam lagunya “Don’t be Afraid to Suicide” mengajarkan bunuh diri.

4. Perang (Mat. 24:7a, 8).
Yesus menyebutkan peperangan sebagai salah satu tanda kedatangan-Nya yang kedua. Walaupun peperangan telah terjadi di sepanjang sejarah umat manusia, namun sejak memasuki abad ke-20 peperangan tidak hanya bersifat lokal tetapi global/ internasional. Dalam abad 20 saja sudah terjadi dua kali perang dunia meletus. Perang Dunia I tahun 1914-1918 yang menyebabkan lebih dari 10 juta orang mati. Perang Dunia II tahun 1939-1945 mengakibatkan lebih dari 54 juta orang mati. Sebuah lembaga ilmu pengetahuan Norwegia mengatakan bahwa sepanjang sejarah umat manusia ada 14.531 peperangan besar dan kecil yang menewaskan 3 miliar, 640 juta orang dan biaya yang dihabiskan bisa membuat sabuk emas keliling bumi yang lebarnya 144 km dan tebalnya 15 cm. Semua ini pertanda bahwa kedatangan Kristus sudah di ambang pintu.

5. Kemorosotan moral
Kedatangan Kristus akan didahului oleh kemerosotan moral di seluruh dunia seperti yang telah terjadi di zaman Nuh dan Lot (Luk. 17:26-30). Alkitab berkata yang jahat akan semakin jahat, tetapi yang kudus biarlah semakin menguduskan dirinya (Wah. 11:11).

6. Gempa bumi, kelaparan, penyakit sampar (Mat. 24:7; Luk 21:11).
Menjelang kedatangan Kristus, frekuensi gempa bumi semakin meningkat. Memasuki abad 20 dan 21 tercatat berbagai gempa terdasyat di dunia. Tahun 1908, 75.000 orang mati akibat gempa di Messina, Italia. Tanggal 13 Januari 1920 lebih dari 180.000 orang tewas di Kansu, Tiongkok. Tahun 1923 sekitar 143.000 orang tewas di Tokyo. Juli 1976 di RRC gempa dengan 8,2 skla Rigter menewaskan 800.000 orang.
Memasuki abad 21 dengan meningkatnya jumlah penduduk maka akan meningkat pula kebutuhan akan perumahan dan bahan pangan. Banyak lahan pertanian beralih menjadi perumahan, sehingga berkurangnya lahan pertanian. Dr. Mahar Mardjono, mantan rektor Universitas Indonesia pernah mengatakan bahwa memasuki abad 21 dunia akan semakin kacau karena laju pertambahan penduduk tidak diimbangi dengan persediaan bahan pangan.

7. Kegerakan yang besar.
Semua tanda di atas kelihatan seolah-olah menakutkan, tetapi sebenarnya Alkitab juga menubuatkan bahwa akan terjadi kegerakan rohani yang besar sebelum Kristus datang kembali. Gereja-Nya akan dipulihkan dan Roh Kudus dicurahkan secara luar biasa (Kis. 2:17-19; Yoel 2:28-29). Akan terjadi penuaian jiwa-jiwa di mana-mana, karena Injil Kerajaan harus diberitakan menjadi kesaksian bagi semua bangsa barulah tiba kesudahannya (Mat. 24:14). Orang-orang menjadi sangat haus dan lapar akan firman Tuhan dan kuasa Roh Kudus. Kini di Cina ada 35.000 orang yang menerima Yesus setiap jam. Di Amerika Selatan ada 400 ribu orang yang menerima Yesus setiap jam. Di Afrika lebih dari 20.000 orang menerima Yesus setiap harinya. Di Afrika Selatan pernah terjadi baptisan massal untuk 70.000 orang sekaligus. Lembaga Every Home for Christ di Indonesia saja mempunyai 100.000 orang peserta kursus Alkitab. Di abad kita Tuhan membangkitkan gereja-gereja lokal yang mencapai ratusan ribu orang. Ini menunjukkan bahwa kita sedang hidup dalam waktu yang paling tepat untuk menantikan penyelesaian rencana Tuhan di bumi ini.

Di dalam II Petrus 3:11-12a dikatakan “Jadi, jika segala sesuatu ini akan hancur secara demikian, betapa suci dan salehnya kamu harus hidup yaitu kamu yang menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah.” Artinya kita adalah orang-orang yang diberi kepercayaan untuk mempercepat kedatangan Tuhan Yesus. Jika dihubungkan dengan Matius 24:14, mempercepat kedatangan Tuhan Yesus adalah dengan cara memberitakan Injil Kerajaan Allah. Karena itu, semua orang percaya kini harus dikerahkan untuk memberitakan Injil. Cara terbaik untuk melakukan itu adalah melalui pelayanan Care Sel.

Pertanyaan dan Penerapan
1. Sejak 2000 tahun lampau diwartakan bahwa Yesus akan segera datang, tapi Ia belum juga datang. Menurut Anda, mengapa?.
( ) Yesus tidak sungguh-sungguh akan datang kembali.
( ) Yesus masih memberi kesempatan agar orang bertobat (II Pet. 3:9).
2. Menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang semakin dekat, berarti orang-orang yang belum percaya sekarang diberi kesempatan terakhir untuk mendengar Injil. Tuliskanlah 2 orang teman atau saudara Anda yang belum percaya, supaya seluruh anggota Care Sel mendoakannya serta aturlah rencana untuk mengunjungi serta memberitakan Injil kepadanya.

Pertemuan 2

Sikap Saat Menantikan Kedatangan Yesus
Melalui berbagai penjelasan dan perumpamaan yang Tuhan Yesus sampaikan ketika berbicara tentang akhir zaman, dapatlah kita simpulkan beberapa sikap yang harus kita miliki setiap hari sementara kita menantikan kedatangan-Nya yang kedua kali:
1. Berdoa dan berjaga-jaga (Mat. 24:42, 44).
Tuhan Yesus menegaskan bahwa tidak ada orang yang tahu hari dan saat kedatangan-Nya (Mat. 24:36). Kedatangan-Nya diumpamakan seperti kedatangan pencuri (I Tes. 5:2). Itu sebabnya semua orang percaya harus senantiasa berdoa supaya memperoleh kekuatan secara rohani dan berjaga-jaga sehingga menang dalam setiap tantangan kehidupan.
2. Mengembangkan talenta dan giat melayani (Mat. 25:14-17).
Orang Kristen diberikan Allah tiga harta untuk dapat melayani, yaitu: bakat, kemampuan dan karunia rohani. Ketiga hal tersebut disebut talenta. Kita harus dengan giat melayani dan mengembangkan baik bakat, kemampuan dan karunia-karunia rohani yang telah Tuhan berikan kepada kita. Karena kelak kita semua harus menghadap tahta pengadilan Kristus (II Kor. 5:10). Tahta pengadilan Kristus adalah penghakiman bagi orang percaya. Di sini motivasi dan perbuatan kita akan diuji oleh Allah untuk menentukan pahala (bukan keselamatan) yang akan kita terima. Jadi pengadilan ini bukan untuk mengadili dosa, bukan untuk menentukan manusia masuk neraka atau surga. Dosa orang percaya telah ditanggung Yesus, jadi tidak ada penghukuman lagi (Rm. 8:1; I Yoh. 5:24).
Keselamatan adalah anugerah Tuhan, bukan hasil perbuatan kita (Ef. 2:8), tapi pahala ditentukan dari perbuatan kita setelah kita diselamatkan. Karena itu, marilah kita giat melayani Dia. Menurut I Korintus 3:12-15, semua pekerjaan kita akan diuji. Ada pun ukuran yang dipakai untuk menilai ialah apakah seseorang melayani dengan motivasi tulus dan setia/dapat dipercaya (I Tim. 1:12; I Kor. 4:1; Mat. 25:21). Pelayanan yang tidak tahan uji adalah yang didasari oleh motivasi rendah, seperti: mengharapkan uang, pujian manusia, karena iri dll. Jadi, walaupun kita tetap menerima keselamatan namun akan kehilangan upah (II Yoh. 8) sehingga kita akan menjadi malu (I Yoh. 2:29). Namun bila kita mengerjakan hal-hal yang baik, maka kita akan menerima pahala atau mahkota dan akan memerintah bersama Yesus dalam kerajaan 1000 tahun (Luk. 19:12-27). Ada lima mahkota yang disediakan Tuhan bagi kita: 1) Mahkota kehidupan (Wah. 2:10), 2) Mahkota kebenaran (II Tim. 4:8), 3) Mahkota Abadi (I Kor. 9:25), 4) Mahkota Sukacita (I Tes. 2:19; Fil. 4:1), 5) Mahkota kemuliaan/ mahkota kemegahan (I Pet. 5:4). Mahkota-mahkota tersebutlah yang akan kita persembahkan saat kita masuk ke dalam pesta perkawinan Anak Domba (Wah. 19:6-9).
3. Membangun persekutuan yang terus-menerus dengan Tuhan.
Paulus berkata, jika kita masih ada (hidup) di dunia ini, itu berarti kita harus bekerja untuk memberi buah (Fil. 1:22). Namun kita tidak bisa berbuah dari diri kita sendiri. Yesus memberi rahasia kepada kita, bahwa satu-satunya syarat agar kita dapat berbuah adalah terus-menerus melekat kepada sang Pokok Anggur (Yoh. 4-6). Dengan tinggal (bersekutu) terus-menerus dengan Tuhan Yesus maka kita beroleh kekuatan untuk berbuah lebat (Yoh. 15:8), tetap (Yoh. 15:16), teruji (I Kor. 3:13) dan bermultiplikasi (II Tim.2:2).

4. Hidup dalam kekudusan.
Kitab Wahyu berulang-ulang mengingatkan kita supaya kita kedapatan “tidak telanjang” tetapi mengenakan kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih. Lenan halus itu adalah kesucian atau moral yang murni (Wah. 19:8).

Pengangkatan (Rapture)
Pengangkatan adalah hal yang akan dialami oleh orang yang percaya pada waktu Kristus datang yang kedua. Peristiwa yang terjadi pada saat pengangkatan adalah sebagai berikut: penghulu malaikat berseru, sangkakala Allah berbunyi, Yesus turun dari surga, orang yang mati dalam Kristus bangkit, sedangkan orang percaya yang masih hidup, tidak akan mati, melainkan diubahkan dalam sekejap mata mengenakan tubuh kemuliaan. Akhirnya, mereka yang telah dibangkitkan dan mereka yang telah diubahkan akan bersama-sama diangkat menyongsong Tuhan di angkasa.
Kebangkitan orang mati yang mendahului peristiwa pengangkatan itu disebut: kebangkitan pertama, yaitu kebangkitan orang-orang benar (Luk. 14:13-14; Wah. 20:6). Mereka akan memperoleh tubuh kebangkitan (kemuliaan) yang sama seperti yang dimiliki oleh Tuhan Yesus sesudah kebangkitan-Nya. Orang percaya yang masih hidup pun akan diubah mengenakan tubuh kemuliaan, karena darah dan daging tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah (1 Kor. 15:50).
Alkitab memberikan contoh orang yang telah mengalami pengangkatan, yakni Henokh (Kej. 5:24), Elia (2 Raj. 2:11), Kristus (Kis. 1:9). Selanjutnya orang yang telah diangkat akan menghadap tahta pengadilan Kristus dan masuk dalam pesta kawin Anak Domba.

Pertanyaan dan Penerapan
1. Karena tidak ada seorang pun yang tahu kapan saat kedatangan Tuhan Yesus, maka sikap yang terbaik adalah senantiasa berjaga-jaga. Menurut pendapat Anda, bagaimanakah sikap yang berjaga-jaga tersebut?.
2. Sampai hari ini, masih banyak orang yang sama sekali belum pernah mendengar berita Injil satu kali pun dalam hidupnya. Bisa jadi mereka adalah keluarga Anda, atau teman dekat Anda. Kepada orang-orang seperti itu, tugas memberitakan Injil adalah sesuatu yang mendesak untuk segera dilakukan. Rencanakanlah satu hari di minggu depan, untuk bersama-sama anggota Care Sel yang lain mengunjungi keluarga atau teman Anda yang belum mendengar berita Injil tersebut.

Oleh: Ferry Simanjuntak

Check Also

Care Cell Mei

ROH KUDUS

Oleh: Pdm. N. Tonny Saputra I.Be and Stay Humble (Bersikap Tetap Rendah Hati) Matius 5:3; …