MEMBERKATI
Lukas 10:25-37
Yesaya 58:10. “Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka terangmu akan terbit dalam gelap dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.”
Belas kasih akan muncul dengan melihat kebutuhan orang lain dan bersimpati dengan rasa sakit orang lain. Menunjukkan kemurahan hati biasanya membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, uang, atau bahkan reputasi. Selalu ada biaya untuk kebaikan dan pengorbanan dalam pelayanan. Orang Samaria yang baik hati memberi teladan akan hal ini, ketika dia mengulurkan tangan untuk merawat orang yang terluka yang ia temui di jalan.
Orang Samaria yang baik hati itu membawa sang pria malang ke penginapan untuk dirawat. Kemungkinan besar ia harus menempuh perjalanan yang jauh, sebab ia harus meletakkan pria itu di atas keledainya. Dia merawatnya sepanjang malam, dan menyediakan apa yang pria itu butuhkan, bahkan membayar tagihannya. Semua dilakukan dengan biaya pribadinya sendiri. Dia melakukan apa pun yang dia bisa untuk membantu. Lalu apa yang ia dapatkan? Tidak ada. Dia hanya melakukannya atas dasar kasih. Itulah jenis pelayanan yang Tuhan mau kita semua lakukan.
Begitu pun dengan belas kasihan. Ada harga yang harus dibayar dalam mengasihi orang lain. Anda akan menghabiskan banyak waktu, uang, atau bahkan merenggangkan hubungan Anda dengan orang lain. Belas kasihan yang tanpa pengorbanan tidak memberi dampak yang besar. Namun, Tuhan berjanji bahwa ketika Anda membantu orang-orang yang terluka atau tersakiti dengan semaksimal mungkin, maka Dia akan memberkati Anda sebagai gantinya.
Alkitab berkata, “Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang kauinginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas maka…..TUHAN akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu di tanah yang kering, dan akan membaharui kekuatanmu; engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan.” (Yesaya 58:10-11).
Doa: “Ajar kami untuk mengasihi seperti Engkau telah mengasihi kami, yaitu dengan memberi yang terbaik yang ada pada kami untuk orang lain. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung