Renungan Harian (13 Januari 2018)

DI BALIK KETAATAN ADA BERKAT TUHAN

Maleakhi 3:10

Maleakhi 3:10. “Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.”

Tidak semua orang Kristen suka memberi apalagi mengenai persepuluhan, yaitu mengembalikan apa yang menjadi milik Tuhan. Mengapa mereka tidak suka atau tidak mengembalikan milik Tuhan? Bisa jadi seseorang itu memiliki pikiran yang salah untuk persepuluhan dan belum memahami firman Tuhan dengan benar. Bagi mereka, mengembalikan persepuluhan adalah memberi kepada Gembala/Pendeta dan menjadikan mereka hidup berkecukupan.

Kesaksian hidup saya mengenai belajar melakukan ketaatan adalah dengan cara memberi persepuluhan dengan disiplin. Sejak usia kelas 4 SD orangtua saya sudah mengajarkan tentang memberi terutama persepuluhan. Mama saya dengan lembut menjelaskan saya tentang persepuluhan bahwa persepuluhan berarti mengembalikan 10% dari penghasilan kita, karena itu milik Allah. Dan persepuluhan harus diberikan ke rumah Tuhan

Ketika saya memasuki SMP, puji Tuhan saya sudah terbiasa dengan memberikan korban persepuluhan, tetapi saya baru memahami arti persepuluhan yang benar ketika saya SMA dan lahir. Di masa itu, ketika saya belajar taat mengembalikan apa yang menjadi milik Tuhan dengan disiplin, tidak menunda-menunda, saya merasakan hidup yang penuh dengan berkat Tuhan

Satu contoh kutipan teladan yang saya dapatkan dari satu buku yang saya baca “Your Money Counts” yang ditulis oleh HOWARD DAYTON adalah: Bangsa Ibrani juga memberi persepuluhan. Hal ini lah yang patut kita contoh dan terapkan secara rutin, dengan taat, serta menyenangkan hati Tuhan. Percayalah, bahwa kita tidak akan pernah kekurangan dan terus akan mengalami berkat Tuhan. Bukan hanya dalam soal materi saja tetapi dalam segala hal. “Lebih baik 10% bersama Tuhan dari pada 100% tanpa Tuhan.” Prinsip ini lah yang kiranya mendorong kita untuk dapat memberi korban persepuluhan dengan benar dan sesuai firman Tuhan.

Doa: “Tuhan Yesus, sesungguhnya kami menyadari, bahwa hidup kami sepenuhnya adalah milik-Mu, termasuk seluruh harta kami. Oleh sebab itu kami mau taat membawa persepuluhan kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …