SALAM NATAL
Lukas 1:26-38
Lukas 1:28. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.”
Arti salam pastilah indah. Seseorang memberi salam berarti memberi damai. Tentu saja orang yang menerima salam sangat senang. Senang karena ada seseorang yang menyapa. Siapa pun kita senang disapa, itu berarti keberadaan kita diakui dan diterima. Mungkin ada banyak arti salam. Salam bisa berarti menghormati kita, menyayangi kita atau sekedar menyapa, tetapi itu pun berarti mengakui keberadaan kita.
Salam yang paling istimewa di dunia ini adalah salam yang pernah diterima Maria. Salam ini bukan sekedar mengakui keberadaan Maria, tetapi sebuah salam yang berarti dipercaya. Maria dipercayakan sebuah pekerjaan Allah yang besar. Karya besar Allah bagi umat manusia. Ini bukan hal yang mudah ketika Maria menerima salam ini. Respon Maria ketika menerima salam ini adalah taat pada kehendak Allah. Ini yang menyebabkan salam yang istimewa ini menyapa semua umat manusia. Salam untuk dikaruniai keselamatan dari Allah.
Melalui Natal kali ini, mari kita menyampaikan salam Natal kepada banyak orang. Biarlah banyak orang boleh mendengarkan Injil keselamatan melalui salam kita, karena kita peduli dengan keberadaan mereka yang membutuhkan keselamatan.
Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih untuk Natal yang telah kami alami sehingga hidup kami penuh dengan damai sejahtera-Mu. Kini kami mau membagikan sukacita Natal ini kepada sesama kami. Biarlah salam Natal kami memberkati mereka dan bahkan membawa mereka kepada Kristus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung