BERKOBAR BAGI TUHAN
Roma 12:11-12
Roma 12:11. “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.”
Joni Eareckson adalah penyandang cacat quadriplegic )lumpuh dari leher hingga kaki sejak usia belasan tahun), akibat kecelakaan. Melalui dirinya, Tuhan menyelamatkan mereka yang terhilang, menguatkan yang lemah, memulihkan yang sakit, menghibur yang sedih, dan mengobarkan semangat yang putus harapan.
Dalam kelumpuhannya, dia terikat kursi roda, namun dia tekun belajar melukis dan menulis; karyanya menjadi berkat besar bagi jutaan manusia. Dia aktif memimpin berbagai seminar di dalam dan luar negeri, dia mempelopori yayasan “Joni and Friends International Disability Center” yang menolong banyak orang cacat di seluruh dunia dengan menyumbangkan berbagai jenis bantuan.
Pertengahan tahun 2010, Joni didiagnosa mengidap kanker payudara. Mujizat, Joni meresponi keadaannya dengan iman luar biasa, melampaui akal dan perasaan manusia biasa. Dengan tenang ia berkata, “Setiap penderitaan yang kita alami adalah atas ijin Tuhan yang penuh hikmat dan daulat. Walaupun kanker adalah sesuatu yang baru bagi saya, saya puas menerimanya, karena seijin Tuhan. Saya yakin apa pun yang terjadi, Dia menganggap hal itu cocok bagi saya.”
Dengan penuh keyakinan, optimis, dan nada sukacita, dia melanjutkan, “Sekarang saya punya kesempatan untuk benar-benar berempati dan berjalan berdampingan dengan orang-orang yang bergumul dengan kanker.” Iman Joni dibangun di atas Kristus dan firman-Nya, tidak tergoyahkan oleh kanker, kelumpuhan, tantangan, dan penderitaan. Semangat melayani sesama tetap berkobar, tidak luntur oleh badai cobaan.
Apakah hidup kita sedang dihantam badai besar? Tetap kuat dan berkobar bagi Tuhan! Jangan meragukan kasih setia, hikmat, dan kedaulatan-Nya. (NK).
Doa: “Terima kasih untuk kekuatan dan peneguhan yang Engkau beri bagi kami hari ini. Kami sungguh percaya akan kasih setia, hikmat dan kedaulatan-Mu. Engkau sungguh baik, Tuhan Yesus.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung