PENGRAJIN EMAS DAN KUNINGAN
Amsal 21:1-5
Amsal 21:5. “Rancangan orang rajin semata-mata mendatangkan kelimpahan, tetapi setiap orang yang tergesa-gesa hanya akan mengalami kekurangan.”
Ada dua orang pengrajin yang tinggal berdekatan, mereka biasa menjual barang kerajinan di pasar. Suatu hari diumumkan, bahwa desa mereka akan kedatangan rombongan bangsawan yang akan membeli barang-barang di pasar di mana mereka biasa berjualan. Mendengar pengumuman tersebut, maka kedua pengrajin ini segera membeli bahan-bahan untuk membuat barang-barang yang akan dijual. Pengrajin emas begitu yakin dagangannya pasti akan terjual habis karena terbuat dari emas sedangkan pengrajin kuningan agak khawatir karena perhiasannya hanya berasal dari kuningan sebagai bahan dasarnya.
Pengrajin kuningan semakin giat bekerja menempa dan mengasah kuningannya agar mengkilap dan menjadi perhiasan yang bagus, baik bentuk dan warnanya. Tetapi sebaliknya, pengrajin emas bermalas-malasan dan kurang mengasah perhiasannya, sehingga menjadi kusam dan tidak berkilau.
Akhirnya waktu penjualan pun tiba dan para bangsawan mendatangi pasar dan mengunjungi barang-barang buatan dua orang pengrajin tersebut. Pengrajin emas sangat yakin barang dagangannya akan habis, tetapi kenyataannya pengrajin kuninganlah yang mendapat untung banyak. Para bangsawan menyukai perhiasan kuningan yang bagus bentuknya dan berkilau warnanya, sedangkan perhiasan emas walaupun bahannya mahal tetapi bentuknya tidak menarik dan warnanya tidak berkilau. Pedagang emas menyesali kemalasannya, tetapi semua sudah tidak ada lagi gunanya.
Demikian pula di dalam hidup ini, jika kita rajin beribadah, rajin membaca firman Tuhan, rajin berdoa, rajin bekerja, rajin belajar, rajin memperhatikan orang lain, rajin memberi dan rajin melakukan firman Tuhan, maka kita akan berhasil. Keberhasilan bukan karena apa yang kita miliki, tetapi karena apa yang kita usahakan. (NK).
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, untuk firman-Mu yang mengingatkan kami agar tidak malas, sehingga hidup kami akan berhasil dan memuliakan nama-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung