TUJUAN HIDUP
Efesus 2:8-10
Efesus 2:10. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”
Handphone diakui oleh dunia sebagai hasil penemuan Martin Cooper. Ia merupakan pemimpin tim insinyur dari Motorola yang mengembangkan perangkat genggam ponsel yang berbeda dari telepon mobil (carphone).
Martin Cooper mendapat ide ini ketika dia menyaksikan salah satu episode dari serial film Star Trek, di mana dalam salah satu adegannya menggambarkan bagaimana Kapten Kirk berkomunikasi dengan anak buahnya yang berada di tempat yang berbeda lewat sebuah alat. Kemudian bersama dengan John F. Mitchell selaku kepala insinyur proyek komunikasi portabel Motorola, mereka mengembangkan telepon seluler yang belum ada pada saat itu. Alat tersebut menurut Mitchell dan Cooper haruslah kecil serta cukup ringan untuk menjadi alat portabel yang dapat dibawa kemana-mana. Dibutuhkan waktu hingga 3 bulan untuk membuat prototipe handphone tersebut.
Panggilan telepon seluler pertama terjadi pada 3 April 1973 dengan menggunakan prototipe ponsel genggam seluler. Peristiwa bersejarah tersebut disaksikan di muka umum di depan wartawan dan orang orang yang lewat di jalan kota New York. Panggilan pertama ditujukan kepada Dr. Joel S. Engel, kepala riset di Bell Labs. Dan kalimat pertama yang diucapkan adalah, “Joel, I’m calling you from a ‘real’ cellular telephone. A portable handheld telephone. (Joel saya menelpon Anda dengan menggunakan telpon gengam yang sesungguhnya).
Bukan hanya handphone yang diciptakan dengan tujuan memudahkan manusia untuk berkomunikasi, tetapi segala sesuatu yang ada di dalam dunia ini diciptakan dengan maksud dan tujuan yang spesifik. Demikian jugalah manusia diciptakan oleh Tuhan dengan tujuan dan maksud tertentu. Kitab Efesus mencatat, bahwa manusia diciptakan Allah dengan maksud untuk melakukan pekerjaan baik yang sudah direncakan Allah. (NK).
Doa: “Kami mau hidup di dalam rancangan-Mu yang telah Engkau tetapkan atas kami sejak awal. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung