NAMA YESUS
Kisah Para Rasul 4:5-20
Roma 1:16. “Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.”
Apa yang kita akan kita lakukan, ketika kita dilarang untuk berbicara tentang Kristus, apalagi di negara kita saat ini? Hal ini terjadi kepada para murid di masa gereja mula-mula. Para pemuka agama setempat berusaha melarang murid-murid itu untuk berbicara tentang Yesus (Kis. 4:17). Para murid kala itu memilih untuk tidak menuruti mereka. Kisah Para Rasul 4:20. “Sebab tidak mungkin bagi kami untuk tidak berkata-kata tentang apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar.”
Mengaku percaya kepada Yesus tetapi bersedia untuk tidak berkata-kata tentang Dia adalah suatu hal yang berlawanan. Kita tidak boleh menghindari nama Yesus, karena: “Keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis. 4:12)
Kristus telah mati karena dosa-dosa kita, bahwa Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga. Itulah sesungguhnya berita Injil. Manusia yang berdosa selayaknya mendapatkan hukuman maut (Roma 3:23 dan Roma 6:23). Tetapi apabila kita percaya kepada Yesus yang sudah mati dan bangkit, kita diselamatkan. Itulah sebabnya berita tentang Yesus Kristus disebut kabar baik atau Injil.
Tanpa Yesus, kita tidak memiliki pesan apa pun untuk kita sampaikan kepada dunia. Nama Yesus adalah pusat iman dan pengharapan kita. Karenanya, jangan takut untuk menceritakan tentang Yesus!
Doa: “Tuhan Yesus, beri kami keberanian untuk menceritakan tentang apa yang kami tahu dan telah alami bersama-Mu kepada sesama kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung