Renungan Harian (09 Oktober 2017)

TIDAK SIA-SIA

Kisah Para Rasul 13 : 44-49

1 Korintus 15:58. “Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.”

Istri Jim Yost bekerja melayani di poliklinik. Penyakit yang sering ditemui adalah borok-borok. Ada orang yang kakinya borok, sampai terlihat tulangnya. Susah dan lama untuk bisa sembuh.  Namun istri Jim Yost mengobati dan mendoakannya, ajaib dalam tiga hari kakinya sembuh. Tetapi meski demikian, orang-orang suku Sawi tetap tidak mudah  untuk  mau menerima Tuhan Yesus.

Pada suatu kali ada seorang anak kecil jatuh dari sampan dan tenggelam di sungai yang sangat pekat warnanya karena banyak tumbuhan air. Setelah ditemukan, anak tersebut sudah tidak bernyawa dan perutnya kembung penuh dengan air. Semua orang menangis meraung-raung tanpa pengharapan. Saat itulah Jim berdoa, memohon belas kasihan Allah agar nyawa anak itu dikembalikan lagi. Mujizat terjadi, anak itu hidup lagi! Akibatnya seluruh kampung percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dan mereka mau dibaptis. Perjuangan Jim tidaklah sia-sia. Apa yang ia tabur, kini sudah berbuah. Oleh pertolongan Tuhan saat ini berdiri tujuh sidang jemaat suku Sawi.

Allah tidak akan pernah membiarkan anak-anak-Nya yang telah berjerih lelah. Segala usaha anak-anak-Nya tidak akan pernah dibiarkan menjadi sia-sia. Segala tantangan yang dihadapi Paulus dan Barnabas dalam memberitakan Injil tidak membuat Injil menjadi mati. Justru Injil semakin tersebar, bahkan ke seluruh dunia. Penginjilan yang diberitakan Jim Yost pun dimengerti oleh suku Sawi ketika seorang anak dibangkitkan dari kematian.

Injil yang pernah kita tabur tak akan menjadi sia-sia. Allah akan bekerja sehingga Injil tersebar dan di terima oleh para pendengarnya. Kita sebagai anak-anak Allah memiliki tugas untuk memberitakan Injil. Janganlah putus asa karena segala jerih payah yang kita tabur tidak akan sia-sia.

Doa: “Tuhan Yesus, teguhkan kami senantiasa, karena kami tahu tidak ada yang sia-sia di dalam Engkau. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …