KEKUATAN ALLAH
2 Korintus 11:23-28
Lukas 22:43. “Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.”
Banyak tantangan yang harus dihadapi Jim Yost dan istrinya. Setiap minggu dalam tahun-tahun pertama pelayanan mereka, selalu terjadi perang suku. Tantangan lainnya, Jim terserang penyakit malaria dan hampir merenggut nyawanya. Tidak hanya sekali, tetapi berkali-kali. Harga yang dibayar untuk memenangkan jiwa di suku Sawi itu cukup mahal. Jim pernah mengalami kecelakaan karena pesawatnya jatuh dan tenggelam ke sungai. Namun, tangan Tuhan menyelamatkan hamba yang dikasihi-Nya. Sehingga ia tidak mengalami cedera sedikit pun.
Ketika ditanya apakah pergumulan terberat yang dialami selama berada di Papua? Jim menjelaskan, “Sebenarnya ini adalah rahasia. Ada pergumulan berat ketika Iblis mencobai dengan perasaan ditinggalkan. Kami melayani di tengah-tengah hutan Papua dan tidak ada kontak dengan orang-orang luar. Orang-orang di kota atau tempat-tempat lain akan melupakan kami, walaupun kami kirimkan pokok-pokok doa mengenai pelayanan kami dan mereka lupa berdoa untuk kami. Kami merasa sendirian! Tuhan mengijinkan Iblis mencobai dengan perasaan itu.”
“Tetapi yang terpenting adalah hubungan pribadi dengan Tuhan. Hubungan yang erat setiap hari dengan Tuhan. Hidup melayani di perkotaan banyak mendapat dukungan dari orang lain. Anda dapat datang ke gereja dan mendengarkan khotbah yang bagus dari gembala yang menguatkan. Tetapi di hutan seperti kami, tidak memiliki hiburan apa-apa. Hanya diri sendiri bersama Tuhan,” tambahnya.
Seperti halnya Paulus dan Jim Yost, Tuhan Yesus pun mengalami kesendirian ketika melayani, namun Allah tak pernah meninggalkan. Apa pun medan pelayanan yang Allah percayakan pada kita, Allah tidak pernah meninggalkan kita. Selalu ada kekuatan Allah yang menyertai orang-orang yang bergantung pada-Nya. Kalau saat ini Anda merasa sendiri, jangan biarkan Iblis mengintimidasi. Kesesakan dan penganiayaan mungkin kita alami, namun Allah tetap menyertai.
Doa: “Bapa, kami bersyukur untuk penyertaan-Mu yang setia di sepanjang hidup kami. Beri kami kekuatan untuk setia melakukan tugas pelayanan kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung