Renungan Harian (20 September 2017)

PAKAIAN ORANG SUKSES

Amsal 31:25

Amsal 31:25. “Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan.”

Memilih pakaian yang akan dikenakan, bisa menghabiskan waktu berjam-jam, bagi orang yang pikirannya terfokus pada penampilan dan takut pada penilaian orang akan gaya berpakaiannya. Bayangkan apa jadinya bila Presiden hanya fokus pada masalah baju apa yang akan dipakai hari ini? Berapa jam yang ia akan habiskan untuk urusan pakaian? Namun, tidak demikian halnya dengan Presiden Jokowi, yang pakaiannya nampak sederhana dan itu-itu saja, sangat sering hanya kemeja putih dan celana panjang hitam. Ia juga mengharuskan anggota kabinetnya untuk melakukan hal yang sama supaya bisa fokus kerja, kerja dan kerja.

Ternyata, banyak orang sukses yang cara berpakaiannya sederhana. Beberapa di antara mereka adalah Steve Job, sang pendiri Apple, yang sering menggunakan kaos dan celana jeans. Begitu juga Mark Zuckerberg, pendiri Facebook, yang juga senang mengenakan kaos polos dan jeans. Contoh lainnya adalah Barack Obama, yang sering menggunakan setelan yang sama dalam berbagai kesempatan dan dalam keseharian berpakaian yang sederhana.

Mereka tidak terlalu memikirkan apa yang akan dikenakan, tetapi lebih fokus pada apa yang akan dikerjakan. Tentu, kita tidak boleh mengikuti mentah-mentah apa yang dilakukan mereka, tapi intinya adalah agar kita dapat memprioritaskan pikiran pada perkara yang lebih penting dari sekedar penampilan.

Nats Alkitab hari ini berbicara tentang pakaian tapi tidak bermakna secara lahiriah tentang baju yang dipakai. Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, mengandung arti tentang letak kesuksesan seseorang. Apa yang menjadi kekuatan dan kemuliaannya, yaitu talenta, potensi dan kelebihannya, itulah yang menjadi pakaiannya. Frase “Ia tertawa tentang hari depan” merujuk kepada keberhasilan yang akan diraih. Jadi, bila kita mau berhasil dalam kehidupan ini, pakailah talenta, potensi dan kelebihan yang Tuhan berikan pada kita, maka kita akan sukses di masa depan. (NK).

Doa: “Bapa yang baik, mampukan kami untuk memprioritaskan hal yang lebih penting dari pada sekedar penampilan, yaitu melakukan pekerjaan-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …