Renungan Harian (14 September 2017)

SAHABAT ROHANI

Filemon 1:8-16

Filemon 1:10. “Mengajukan permintaan kepadamu mengenai anakku yang kudapat selagi aku dalam penjara, yakni Onesimus.”

Dunia sekarang padat oleh manusia, namun banyak manusia kesepian. Setiap orang sibuk dengan urusan sendiri-sendiri. Apalagi di zaman gadget seperti saat ini, orang berkumpul tetapi tidak saling menyapa. Manusia saat ini butuh pengakuan, kasih dan perhatian. Namun, bila setiap orang ingin diakui lalu siapa yang mengakui dan mendengarkan?

Ketika menulis surat kepada Filemon, Paulus berada dalam masalah, dia dipenjara karena Injil dan ia sudah tua. Namun, masalah yang dihadapi tidak membuat ia mengasihi diri sendiri dan minta diperhatikan. Ia selalu menyempatkan diri untuk memperhatikan orang lain. Kasih Kristus yang menguasainya membuat ia terus semangat untuk tetap melayani orang lain. Dalam penjara ini, Paulus bertemu dengan Onesimus yang bermasalah. Paulus menyebut Onesimus sebagai anak. Pada saat itu status Onesimus adalah budak. Paulus berinisiatif mengambil peran utama sebagai bapak rohani untuk mengasuh, menuntun, dan mengarahkan Onesimus.

Di tengah masalahnya, Paulus berhasil menolong orang lain dan menyebarkan Injil keselamatan. Bukan sekedar menginjili tetapi juga membimbing sampai Onesimus berubah menjadi manusia berguna. Bahkan ia rela menanggung beban dan tanggung jawab atas kesalahan yang Onesimus telah perbuat.

Pada masa kini, tindakan Paulus membimbing orang agar mau hidup demi Kristus, sangat berharga. Banyak orang frustasi karena sulit menemukan seseorang yang peduli. Dibutuhkan bukan hanya sekedar hamba Tuhan yang menuntun seseorang pada kebenaran Allah, tetapi juga memperlengkapi mereka dengan pelbagai keahlian. Dengan kesabaran, memberikan arahan agar orang tersebut tidak salah jalan. Orang-orang Kristen dewasa yang mau mengorbankan kepentingannya sendiri, saat ini sangat dibutuhkan. Tuaian sudah menguning dan siap dituai. Sudah siapkah kita? Dunia butuh kasih Bapa!

Doa: “Siapkan kami Tuhan, agar kami dapat dipakai oleh-Mu untuk menjadi jawaban bagi orang lain. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …