KASIH TAK BERKESUDAHAN
Mazmur 33:16-18
Wahyu 3:8. “Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.”
Apakah yang menjadi andalan Anda dalam meraih keberhasilan? Kekuasaan, kekuatan dan ketangkasan yang Anda miliki? Ketiganya tidak ada bagi Daud yang saat itu terpaksa harus berpura-pura gila di tengah pengejaran Saul yang tiada henti. Daud yang tertindas hanya bisa berseru kepada Tuhan, sebab ia tahu bahwa Tuhan mendengar seruannya dan mata-Nya tertuju pada dirinya.
Tuhan sangat memahami keterbatasan kita. Oleh karena itu Ia menolong Petrus saat berkhotbah di hari Pentakosta hingga 3000 jiwa diselamatkan hari itu (Kis. 2:1-4). Di tengah penganiayaan hebat, Ia menolong Filipus memberitakan Injil yang disertai tanda-tanda ajaib dan mujizat, sehingga banyak orang yang meninggalkan ajaran lamanya yang sesat (Kis. 8:1-13). Ia juga menolong seorang sipir penjara yang hampir bunuh diri karena mengira gagal melaksanakan tugasnya dalam mengamankan para tahanan. Dan Tuhan juga menolong seisi rumahnya, sehingga mereka semua menerima keselamatan.
Jika Anda mau mengakui keterbatasan Anda, Ia akan menolong Anda untuk mengurusi bisnis, rumah tangga, pelayanan, pendidikan dan lain sebagainya. Ia yang akan menambahkan kemampuan dan mencurahkan kuasa-Nya kepada Anda yang memohon dalam kerendahan hati dan percaya.
Saat seseorang berjumpa dengan Yesus dan mengakui serta menerima-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi, maka pintu yang menghalangi akan dibukakan dan selalu ada harapan bagi dia di dalam Yesus. Karena kasih-Nya tidak pernah berkesudahan.
Doa: “Terima kasih untuk kasih-Mu yang tidak pernah berkesudahan bagiku, ya Kristus. Kami bersyukur, bahwa di dalam-Mu, selalu ada pengharapan yang tersedia bagi kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung