Renungan Harian (01 Juli 2017)

SEDERHANA

Kisah Para Rasul 2:41-47

Kisah Para Rasul 2:42. “Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.”

Apa yang terlintas dalam pikiran kita saat mendengar kata “iman”? Umumnya pasti berhubungan dengan percaya kepada Tuhan. Lalu di dalam gereja biasanya banyak yang definisi imannya dibakukan, seperti adanya pengakuan iman yang sudah tertulis baku dan berhubungan erat dengan doktrin yang dianut oleh gereja tersebut. Tapi justru terkadang malah membuat jemaat bingung kalau ditanya seperti apakah iman yang benar.

Kalau kita mau bicara tentang iman dan contoh seperti apakah iman yang murni itu, maka kita jelas harus melihat kembali ke belakang kepada jemaat mula-mula karena merekalah pelaku iman yang murni. Kenapa murni? Jemaat Kristen mula-mula adalah jemaat yang belum memiliki Alkitab seperti yang ada pada kita hari ini. Mereka hanya berpegang pada apa yang diajarkan rasul-rasul kepada mereka (Kis. 2:42). Pengajaran rasul-rasul adalah apa yang mereka telah dengar secara langsung dari Tuhan Yesus. Namun demikian, mereka adalah jemaat yang setia kepada Tuhan Yesus. Satu hal yang mereka lakukan adalah mencontoh kehidupan Tuhan, yaitu mempertaruhkan hidup mereka demi percaya kepada Tuhan Yesus. Ternyata hal itu sudah cukup untuk mewujudkan iman mereka kepada Tuhan Yesus. Iman sederhana tetapi sangat aplikatif.

Sangat berbeda dengan jemaat Kristen hari ini. Memiliki Alkitab Perjanjian Baru yang memuat ajaran dan apa yang dilakukan Tuhan Yesus dan rasul-rasul, tetapi hampir tidak ditemukan bagaimana menerapkan kehidupan Tuhan Yesus sebagai contoh teladannya. Dunia tidak menantang untuk mewujudkan iman secara konkrit. Sebaliknya dunia meninabobokkan orang percaya, sehingga tidak menemukan iman yang murni yang harus diperagakan.

Iman mereka sederhana, tapi di dalam kesederhanaan, keterbatasan dan penindasan justru iman mereka mendatangkan lawatan Roh Kudus. (NK).

Doa: “Biarlah kami memiliki iman yang benar dan murni, dengan hidup menurut firman-Mu yang tertulis di dalam Alkitab. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …