Kurang lebih dua bulan lalu saya dinyatakan positif hamil dengan usia kehamilan 8 minggu, pada saat itu saya periksa ke dokter, namun ternyata bayi dalam kandungan saya dinyatakan kurang baik keadaannya, janin tidak berkembang dan organ yang harusnya tumbuh malah tidak terdeteksi karena mengecil. Tidak yakin dengan pendapat dokter tersebut, saya mencoba hingga ke tiga dokter , tapi semua mengatakan yang sama dan bahkan dokter ketiga menyatakan ada myoma (miom – red) yang berukuran kurang lebih 6 cm besarnya. Keputusan dokter adalah janin harus dikeluarkan. Saya bersyukur Tuhan Yesus memberi saya kekuatan, ketenangan bahkan sukacita yang penuh. Dan pada saat saya menerima dan mengambil keputusan dimana janin harus dikeluarkan, saya masih bisa kuat dan tenang.
Ketika ada ibadah PEKAN DOA selama 10 hari di GBI Pasirkoja 39 Bandung, yakni ibadah pencurahan Roh Kudus, dengan antusias saya dan keluarga mengikuti ibadah meskipun ada bolongnya, tidak penuh 10 hari. Dan saat hari terakhir, yakni Minggu tanggal 4 juni 2017 adalah puncak PEKAN DOA yang disertai doa pengurapan. Saat itu saya berdoa meminta supaya Tuhan menjamah kandungan saya, supaya tidak ada tindakan apapun setelah ini dan saya minta dalam nama-Nya supaya myoma yang ada dalam rahim saya hilang. Saya hanya mengucap syukur pada saat itu dan mengimaninya. Hari esoknya, Senin 5 Juni 2017 adalah waktunya untuk kembali periksa ke dokter karena pendarahannya sudah mulai sedikit. Puji Tuhan, mujizat benar-benar terjadi, dokter menyatakan bahwa saya tidak perlu di curettage (kuret – red) karena sudah bersih total dan myomanya juga hilang. Puji Tuhan,Tuhan Yesus begitu baik, Dia perduli kepada saya dan tentu juga bagi teman-teman, saudara-saudara semua yang mengandalkan Tuhan. Karena mujizat-Nya itu masih berlaku juga bagi kita. Mari teman-teman dan saudara-saudara semua mulai saat ini apapun permasalahan kita, datang kepada Tuhan, panjatkan doa dan bersyukur buat apapun itu. Andalkan Tuhan Yesus dan Roh Kudus yang Tuhan sudah berikan buat kita, tidak ada yang mustahil dan tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan dan bagi orang percaya yang mengandalkan-Nya.
Markus 10:27, Yesus memandang mereka dan berkata: “Bagi manusia hal itu tidak mungkin, tetapi bukan demikian bagi Allah. Sebab segala sesuatu adalah mungkin bagi Allah.”
Markus 9:23, Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!
Setialah membaca Alkitab dan berdoa setiap waktu, itu kunci jawaban dari semuanya. Semoga kesaksian saya ini bisa menguatkan bahkan membuat kita semakin intim dengan Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati.
Oleh: Sherly Pebriani Laurensia
GBI Pasir Koja 39 Bandung