Renungan Harian (17 Juni 2017)

Warisan Sejati 2

Amsal 15:17

Amsal 15:17. “Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian.”

Jika keselamatan di dalam Yesus merupakan warisan sejati yang harus kita wariskan kepada anak cucu kita, maka selanjutnya warisan lain yang harus diberikan kepada mereka adalah berupa kehidupan keluarga yang harmonis. Anak-anak berhak untuk memperoleh kesempatan untuk melihat dan menikmati kehidupan rumah tangga orang tuanya yang harmonis, saling mengasihi dan menghormati, sehingga mereka merasa aman dan nyaman ketika berada di rumah. Jangan biarkan anak-anak kita menyaksikan pertengkaran demi pertengkaran yang membuat jiwa mereka terluka. Berusahalah untuk menyelesaikan setiap masalah dengan jalan damai dan milikilah prinsip ‘masalah besar dikecilkan dan masalah kecil segera diselesaikan’.

Luangkanlah senantiasa waktu untuk berkumpul dan mengobrol dengan semua anggota keluarga, jangan hanya sibuk dengan pekerjaan maupun tugas pelayanan gereja. Rencanakan liburan bersama dengan keluarga, supaya tercipta suasana yang akrab dan menyenangkan. Keharmonisan keluarga adalah sesuatu yang berharga untuk diperjuangkan, karena itu akan menjadi kenangan yang indah bagi anak cucu kita.

Jika Anda saat ini berencana untuk bercerai, sekalipun ada seribu alasan untuk bercerai, berhentilah sejenak, ingatlah satu kenangan indah bersama keluarga di masa lalu dan jadikanlah itu alasan untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga.

Firman Tuhan berkata bahwa keharmonisan keluarga tidak hanya bergantung kepada kekayaan atau kemewahan hidup yang kita miliki tapi yang terutama adalah adanya kasih di antara sesama anggota keluarga. Kesederhanaan yang disertai kasih akan mendatangkan keharmonisan, sebaliknya kemewahan yang disertai kebencian akan melahirkan kekacauan. Karena itu kenakanlah kasih di dalam segala keadaan, supaya senantiasa tercipta kerukunan dan kebahagiaan dalam kehidupan keluarga kita.

Doa: “Ya Tuhan Yesus, pimpin dan sertailah kehidupan rumahtangga kami, supaya kami boleh senantiasa menyukakan hati-Mu. Amin.”

 

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …