Renungan Harian (16 Juni 2017)

WARISAN SEJATI 1

Amsal 13:22

Amsal 13:22a. “Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya,”            

Ketika mendengar kata warisan, maka orang berpikir tentang uang dan harta yang harus ditinggalkan bagi anak cucunya. Tentu saja tidak salah. Uang dan harta diperlukan di dalam kehidupan ini, hanya saja itu semua bukanlah hal yang utama. Uang dan harta yang banyak tidak menjamin akan memberikan kerukunan dan  kebahagian bagi anak cucu kita. Kakak adik bisa saling menggugat di pengadilan karena memperebutkan uang dan harta yang ditinggalkan orangtuanya. Hubungan persaudaraan bisa menjadi rusak karena masing-masing pihak berusaha untuk menghancurkan, bahkan membunuh saudaranya guna mendapatkan warisan yang ditinggalkan orangtuanya. Warisan berupa uang dan harta bersifat sementara dan setiap waktu bisa habis jika tidak dikelola dengan benar.

Amsal berkata, bahwa orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya. Jadi orang yang tidak meninggalkan warisan bagi anak cucunya termasuk golongan orang yang tidak baik. Warisan yang Alkitab maksudkan tidak hanya berbicara soal uang dan harta, karena pada bagian firman Tuhan lain berkata, bahwa apa gunanya seseorang mendapatkan seluruh kekayaan dunia ini, tetapi jiwanya binasa. Artinya apa untungnya seseorang kaya di dunia, tetapi mati masuk neraka. Ingatlah! Bahwa setiap orang pada akhirnya akan masuk pada dimensi kekekalan yaitu di sorga atau di neraka. Sehubungan dengan hal itu, maka warisan yang harus setiap orang percaya berikan kepada anak cucunya adalah warisan berupa iman kepada Yesus, tentang kehidupan kekal yang Yesus telah sediakan.

Kita harus memberitahukan kepada anak cucu kita, bahwa Yesuslah satu-satunya Juruselamat yang dapat memberikan hidup yang kekal di dalam sorga. Iman kepada Yesus adalah warisan sejati yang harus kita tinggalkan bagi anak cucu kita, supaya kelak mereka juga dapat memperoleh kehidupan yang kekal di sorga.

Doa: “Tuhan Yesus, biarlah seluruh anggota keluargaku boleh mengenal Engkau secara pribadi sesuai dengan janji-Mu, bahwa jika satu orang bertobat maka seisi rumahnya akan di selamatkan. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …