Renungan Harian (22 Maret 2017)

BERTAHAN DAN BANGKIT

Mazmur 92:1-16

Mazmur 92:13. “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon.”

Pemazmur memakai perumpamaan yang sedikit unik di sini, dia memakai “pohon korma”. Pohon korma itu sejenis pohon palem, yang kalau kita perhatikan kelihatan ramping dan rapuh. Mengapa aneh? Karena seharusnya mungkin lebih tepat kalau memakai contoh pohon-pohon yang besar dan kuat seperti misalnya pohon beringin, atau pohon pinus yang tinggi dan megah menjulang.

Mengapa palem? Ternyata Tuhan merancang pohon palem untuk lentur bisa membengkok, tapi takkan patah sekalipun dalam tiupan angin badai yang sangat kuat. Pohon palem mungkin membengkok jauh sampai puncaknya menyentuh tanah dan masih tidak juga patah. Pohon palem ini sudah teruji sewaktu badai menerjang, setelah badai dahsyat ini reda pohon-pohon ini kembali berdiri. Tuhan sudah merancang daya tahan dan daya pantul dalam pohon palem, sehingga pohon-pohon ini bisa bertahan dalam badai dan setelah badai reda dia bangkit kembali.

Melalui riset, para ahli biologi mengetahui, bahwa selama pohon palem ada dalam tekanan yang dahsyat dan dibengkokkan, sebenarnya pohon itu sedang diperkuat oleh tekanan itu, yang justru memberikannya kesempatan-kesempatan baru untuk pertumbuhan.

Itulah juga yang akan terjadi pada kita sebagai orang percaya, Tuhan mau kita tetap tinggal dalam iman sekalipun badai masalah persoalan hidup sedang begitu dahsyat menerjang kita. Tapi satu hal yang harus kita ingat, kita adalah pohon-pohon palemnya Tuhan, yang tidak akan patah diterjang badai. (NK).

Doa: “Kami kan tetap kuat dan kokoh di tengah badai dalam kekuatan yang Engkau berikan. Terima kasih Tuhan Yesus. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …