Mazmur 73:23-28
Mazmur 73:28. “Tetapi aku, aku suka dekat pada Allah; aku menaruh tempat perlindunganku pada Tuhan ALLAH, supaya dapat menceritakan segala pekerjaan-Nya.”
Doa bukanlah sesuatu yang kita harus lakukan, melainkan sesuatu yang kita suka lakukan. Andrew Murray, dalam bukunya “With Christ in the School of Prayer” mengemukakan bahwa, “…doa begitu sederhana sehingga bahkan anak yang paling lemah pun dapat berdoa, tetapi pada saat yang sama doa adalah pekerjaan paling mulia dan paling kudus yang orang dapat capai. Doa adalah persekutuan dengan Yang Tidak Kelihatan dan Yang Mahakudus. Kekuatan dari dunia yang kekal telah tersedia.”
Doa memungkinkan kita berbagi hati dengan Dia, mendengarkan suara-Nya, dan mengetahui bagaimana menemukan dan menikmati semua hal besar yang Ia sediakan bagi kita. Berkomunikasi dengan Tuhan benar-benar hak istimewa terbesar yang dapat kita bayangkan.
Tetapi pekerjaan yang tinggi dan kudus ini juga merupakan hak istimewa yang sederhana (tidak rumit), tetapi Iblis telah memutarbalikkan pikiran kita tentang doa karena ia tidak hanya tahu betapa berkuasanya doa, ia juga tahu betapa mudah doa itu seharusnya bagi kita. Jangan mau diperdaya oleh tipu muslihat Iblis yang penuh aturan dan hukum.
Mari, kita jadikan doa sebagai kesukaan kita dan bukan keharusan!
Doa: “Kami berterima kasih Bapa, akan hak istimewa yang Engkau anugerahkan bagi kami, di mana kami dapat bersekutu dengan-Mu dan menikmati hadirat-Mu, kapan saja dan di mana saja. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
