Keluarga

Ko-Simon-dan-isteriBerbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan, yang hidup menurut jalan yang ditunjukanNya, apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu,,berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu,,isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur didalam rumahmu, anak anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu; sesungguhnya demikianlah akan diberkati seorang laki laki yang takut akan Tuhan……(Mazmur 128:1-)

Ayat ini adalah ayat favorit saya bila memberi renungan di sebuah pemberkatan nikah atau menulis ayat diangpao pernikahan, mengapa?. Karena memiliki keluarga yang berbahagia dan baik keadaannya adalah idaman semua orang. Semua orang ingin bisa menikmati jerih lelah mereka, bisa melihat anak-anak bertumbuh sehat dan istri yang semakin subur (dan melebar ke kiri dan ke kanan he he) betapa indahnya. Kunci dari kitab Mazmur yang diberi judul berkat atas rumah tangga ini adalah pada ayat pertama.

“Berbahagialah setiap orang yang takut akan Tuhan,yang hidup menurut jalan yang ditunjukan-Nya”.

Takut akanTuhan adalah sumber berkat, kebahagiaan dan ketentraman hidup, tentunya dimulai dari pria sebagai pemimpin rumah tangga (pada ayat keempat ditekankan kembali kata “orang laki-laki “. Pria harus membangun keluarganya dengan dasar takut akan Tuhan (bukan takut akan istri…). ini akan menjagai dia dari tindakan-tindakan yang akan merusak rumah tangga dan hidupnya sendiri. Pria yang takut akan Tuhan akan menyayangi istri dan berusaha memberi yang terbaik bagi keluarganya, itulah sebabnya para wanita lajang jangan pernah memilih pria yang tidak takut akan Tuhan untuk menjadi pasangan hidupmu, ini adalah syarat utama yang harus anda tetapkan bila ingin mendapatkan kebahagiaan dalam rumah tanggamu.

Demikian juga wanita harus takut akan Tuhan agar bisa menghormati suamimu dan mendukung dia dalam susah dan senang. Wanita yang takut akan Tuhan tidak perlu takut untuk kehilangan kasih sayang dari suami, karena itu adalah kekuatanmu yang tersembunyi yang membedakanmu dengan wanita lain di luar sana yang mungkin secara fisik jauh lebih menarik dari dirimu.

Kata kedua adalah yang hidup menurut jalan yang ditunjukanNya. Kebahagiaan dan kesuksesan sebuah rumah tangga terjadi karena suami istri hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan, dengan kata lain taat pada firman Allah dan dipimpin oleh Roh Kudus. Pertikaian dan permasalahan terjadi karena kita mengikuti kehendak kita, memaksakan kehendak tanpa peduli apa yang firman Tuhan katakan…, Jalan Tuhan selalu yang terbaik, teraman dan memberi ketentraman. Itulah sebabnya kita harus terus berjalan didalam ketaatan pada firman-Nya tidak perduli apa yang kita rasakan dan pikirkan. Mintalah Roh Kudus membimbing dan memegang tangan kita berdua agar bisa mengarungi kehidupan rumah tangga dengan penuh sukacita dan juga membangun anak-anak yang takut akan Tuhan dan memiliki masa depan yang gemilang. Mereka bertumbuh seperti tunas pohon Zaitun…(ayat 3). Di Israel pohon zaitun dihargai sebagai pohon yang seluruh bagiannya berguna, itulah hidup yang dimiliki anak dan bahkan cucu orang yang takut akan Tuhan (Mazmur 112 : 2 bahkan mengatakan anak cucunya akan perkasa dibumi…). Bukankah keluarga seperti inilah yang diinginkan semua orang?.

Oleh: Pdt. Simon Irianto

Check Also

Pesan Gembala April

PASKAH

Oleh: Pdt. Dr. A. L. Jantje Haans (Gembala Sidang) Rangkaian Paskah yang dikenal dengan Tri …