Renungan Harian (26 Februari 2017)

STANDAR GANDA

Yosua 24:15

Yosua 24:15.“…pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu akan beribadah;  …Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada TUHAN!”

Masyarakat dunia sempat heboh dengan silang pendapat mengenai perlakuan Nike, produsen pakaian olahraga, kepada atlet yang disponsorinya. Saat tampil di sebuah stasiun TV Filipina lokal, mantan juara tinju dunia Manny Pacquiao mengecam keras perilaku homoseksual dan memandang sebagai perilaku yang lebih buruk dari hewan. Meskipun ia cepat meminta maaf atas pernyataan itu, pihak Nike langsung bereaksi menjatuhkan sanksi dengan memutuskan kontrak Pacquiao.

Perlakuan sebaliknya terjadi pada pegolf terkenal, Tiger Woods yang berselingkuh dengan beberapa wanita. Meski rangkaian skandal itu telah menyebabkan kehancuran pernikahannya, kontrak Woods tetap dipertahankan. Tentu saja pihak Nike berdalih dengan banyak alasan pertimbangan tersediri dan memicu kehebohan.

Menghadapi hal ini, respons Manny Pacquiao sangat luar biasa. Ia mengatakan, “Aku minta maaf karena menyakiti orang dengan membandingkan homoseksual pada hewan. Tetapi aku masih berdiri di atas keyakinanku yang  menentang pernikahan sesama jenis karena apa yang Alkitab katakan. Aku tidak mengutuk LGBT. Aku mengasihi kalian semua dengan kasih Tuhan. Tuhan memberkati Anda semua dan saya berdoa untuk Anda.“

Dan atas perlakuan standar ganda yang ia terima dan kehilangan sponsor, ia menyatakan, “Aku lebih menaati perintah Tuhan daripada mematuhi keinginan daging. Aku tidak mengutuk siapa pun, tapi aku hanya mengatakan kebenaran apa yang dikatakan Alkitab. Kebenaran dari Alkitab adalah apa yang mengubah aku dari cara-cara lama aku.” Pada titik ini, Manny Pacquiao telah menunjukkan bahwa ia memiliki standar kebenaran yang teguh, Alkitab – Firman Allah!

Untuk menanamkan karakter Ilahi di tengah keluarga, khususnya pada anak-anak, perlu suatu standar yang teguh. Dan hanya kebenaran firman Tuhan yang memastikan, bahwa standar yang dipakai adalah benar. (NK).

Doa: “Sebagai orang tua, kami mau teguh berdiri di atas kebenaran firman-Mu dalam mendidik anak-anak kami. Tolong kami, ya Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …