Renungan Harian (23 Februari 2017)

MEREKAH LALU PECAH

1 Korintus 16:13

1 Korintus 16:13. “Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!”

Kulitnya robek, setelah dipaksa untuk mengembang. Mengembang dalam tegang. Hingga akhirnya pecah. Diiringi bunyi ledakan yang menyayat telinga. Seketika itu juga melesatlah teriak tangis. Teriak tangis saya yang baru menikmati dunia selama tiga setengah tahun. Mengapa? Saya takut pada kengerian suaranya?

BUKAN! Tangis saya memecah siang bukan karena terkejut akan ledakan banda itu tadi. Namun lebih dikarenakan jengkel tingkat tinggi. Apa sih sebab musababnya?

Kala itu saya kesal. Beberapa kali memompa balon, hanya untuk memusnahkannya. Balon itu merekah hanya untuk pecah. Yaaa, itulah balon, semakin mengembang semakin ringan. Semakin besar, semakin kosong. Jangan mentertawakan balon! Tanpa kita sadari, sebagian besar dari kita masih mirip balon.

Tampilan luar kita seperti menunjukkan kita memiliki iman yang super duper tebal. Kita terlihat seperti manusia dengan kehidupan spiritual yang tangguh. Padahal, kita kosong, ringan, rapuh. Kerohanian kita masih rendah. Bobot iman kita masih ringan. Keyakinan kita akan Kristus masih lemah. Tak pelak lagi kita sebenarnya hanyalah makhluk rapuh. Namun sayangnya, kita betah bertahan dalam kerapuhan kita. Dan kita hanya berusaha menutupi kelemahan iman kita dengan se-gudang aktivitas kerohanian yang menggunung. Yang membuat kita kelihatan hebat. Serba bisa, banyak berbuat ini itu untuk Tuhan, tetapi?

Tetapi, kerohanian kita kerdil tak bertumbuh. Kehidupan Kekristenan kita tak ubahnya bagai gelembung balon. Alhasil? Semakin besar tampak luar kita, semakin mudah kita pecah. Mudah tersinggung, mudah terluka akibat gesekan dengan sesama. Tak tahan benturan. Tak tahan uji.

Jangan kita berlama-lama menipu diri sendiri! Jangan kita hanya berpura-pura “besar” padahal kita “kosong”. Kalau pengikut Kristus hanya sekedar balon, betapa sia-sia nya penebusan Kristus! (NK).

Doa: “Selidikilah dan ujilah kami, ya Roh Kudus, agar kekristenan kami tidak kosong, kerdil dan tak bertumbuh, tetapi benar-benar teguh dan kuat di dalam Kristus. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …