2 Samuel 23:8-39.
1 Samuel 22:2a. “Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka.”
Daud adalah seorang pemimpin besar, yang hingga saat ini pun namanya masih harum. Alkitab mencatat kemenangan demi kemenangan yang diraihnya, namun yang sangat menginspirasi saya dari sosok Daud adalah kemampuannya dalam mengubahkan orang-orang buangan menjadi pahlawan-pahlawan yang gagah perkasa.
1 Samuel 22:1-2 menceritakan dengan gamblang bagaimana latar belakang para pahlawan Daud tersebut. Mereka adalah orang-orang yang dipenuhi masalah, orang-orang yang dikejar hutang, orang-orang yang sakit hati, dan orang-orang yang dibuang masyarakat. Namun, setelah mengenal seseorang yang bernama Daud, kehidupan mereka mengalami perubahan total.
Meskipun ia seorang diri (minoritas) di tengah-tengah kumpulan orang banyak (mayoritas), tetapi Daud tidak membiarkan mereka mempengaruhinya dengan hal-hal negatif, namun sebaliknya kehidupan Daud lah yang mampu membawa pengaruh positif bagi orang-orang yang ada di sekitarnya. Rahasia yang membuat kehidupan Daud seperti itu adalah karena ia seorang yang intim dengan Allah dan penuh dengan Roh Allah. Daud melihat segala sesuatunya dari kacamata Allah yang besar. Ia seseorang yang penuh iman, mengasihi dan takut akan Allah.
Kita diutus ke tengah dunia yang penuh dengan kepahitan, kekecewaan, kemarahan, dosa dan semua hal yang gelap dan negatif. Tetapi ini janji-Nya, “Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita. 1 Yoh. 5:4.” Mari, bangun iman kita di dalam Kristus, dan hiduplah takut akan Allah. Maka, Anda tidak akan pernah dikalahkan dunia, tetapi sebaliknya justru Anda yang mengalahkan dunia. Dan lewat hidup Anda, banyak orang yang akan diubahkan, dari orang-orang yang kalah menjadi pahlawan-pahlawan iman yang luar biasa.
Doa: “Meskipun kami minoritas tetapi oleh karena Roh-Mu ada pada kami, maka kami percaya lewat hidup kami akan ada banyak orang yang diubahkan dan dibawa kepada-Mu, Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
