Renungan Harian (05 Januari 2017)

WARISAN SEJATI

Ulangan 34:1-12

Ulangan 34:9. “Dan Yosua bin Nun penuh dengan roh kebijaksanaan, sebab Musa telah meletakkan tangannya ke atasnya. Sebab itu orang Israel mendengarkan dia dan melakukan seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.”

“Legacy is not leaving something FOR the next generation, but leaving something IN the next generation.” – Ps. Sidney Mohede. Pernyataan ini berkata, bahwa warisan sejati yang dapat kita berikan bagi generasi selanjutnya adalah bukan meninggalkan sesuatu UNTUK mereka, tetapi meninggalkan sesuatu DI DALAM diri mereka. Dengan kata lain, warisan yang sejati bukanlah gedung, rumah, harta atau benda lainnya, tetapi nilai-nilai Kerajaan Allah dan teladan hidup yang Ilahi, yang tentu akan sangat membantu mereka untuk menghidupi rencana Allah atas diri mereka secara penuh dan maksimal.

Banyak orang tua berpikir dengan mewariskan harta kekayaan kepada anak-anaknya akan membuat hidup mereka terjamin. Tetapi, jika tanpa mewariskan juga sikap hidup takut akan Allah, kerja keras, ketekunan dan kerajinan, maka kekayaan itu akan menjadi sia-sia dan membinasakan mereka.

Perceraian dapat mewariskan anak-anak yang labil dan memiliki sikap hidup yang tidak aman, sebaliknya rumah tangga yang kuat yang dibangun atas dasar kasih Allah, akan menghasilkan anak-anak yang kuat, percaya diri, aman dan mampu mengekspresikan kasih lebih baik dari mereka yang hidup dalam keluarga yang minim kasih.

Kepemimpinan yang korup menghasilkan mental bangsa yang korup, yang telah terbukti sulit untuk dirubah di bangsa ini. Kepemimpinan di gereja yang pasif akan menghasilkan generasi di bawah yang frustasi, tidak perduli atau bahkan enggan untuk berkontribusi.

Karena itu, ini waktunya bagi kita semua untuk berubah, dan mulai hidup sesuai dengan firman Tuhan, sehingga lewat teladan dan nilai hidup kita, generasi di bawah kita diwariskan sebuah nilai yang jauh lebih kekal sifatnya daripada benda atau harta dunia. Jadilah pemimpin yang dapat diteladani dan senantiasa mengejar hikmat dari Roh Kudus, sehingga lahir generasi penerus yang juga kuat dan penuh hikmat Allah.

Doa: “Ya Roh Kudus, beri kami hikmat dan kekuatan untuk hidup sesuai dengan kehendak Allah, agar kami dapat menjadi teladan dan mewarisi nilai-nilai Kerajaan Allah bagi generasi penerus kami. Amin.” 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …