Mempengaruhi Sekitarmu (Berfungsi Sebagai Garam dan Terang)
(Mat. 5:13-16; Mark. 9:49-50)
Matius 5
(ay.13) “Kamu adalah _________ dunia. Jika garam itu menjadi ________, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.” (Mat. 5:13)
(ay. 14) “Kamu adalah _________ dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
(ay. 15) Lagipula orang tidak menyalakan ___________ lalu meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga ____________ semua orang di dalam rumah itu.”
(ay. 16) Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat _______________________ dan memuliakan Bapamu yang di sorga.” (Mat. 5:14-16).
Kitab Matius menyebutkan bahwa kita adalah garam dan terang dunia. Beberapa fungsi garam antara lain:
- Menambah rasa pada makanan.
- Mengawetkan/mencegah pembusukan.
- Menciptakan rasa haus.
Jadi, bagaimana kita membandingkan hidup kita dengan garam? Sebagai pengikut Kristus, kita dipanggil untuk membuat orang bisa merasakan kasih dan kebaikan Tuhan, dan mencegah supaya jangan kejahatan merajalela. Kita membantu orang-orang yang berada di sekitar kita untuk membersihkan hidup mereka dan menemukan pengharapan baru dalam Yesus yang kemudian akan menciptakan sebuah rasa haus dan dahaga untuk senantiasa bertemu dan berada di dekat dan bersama Tuhan
Sementara itu, terang memungkinkan kita untuk berjalan dalam gelapnya malam. Kitab Matius menggambarkannya sebagai sebuah kota yang berada di atas bukit karena terang dari kota tersebut dapat dilihat dari jarak yang jauh dan menerangi jalan orang-orang yang melaluinya. Ketika kita menjadi pengikut Yesus yang adalah Terang, maka kita memancarkan terang-Nya dan menunjukkan kepada orang lain jalan yang harus mereka tempuh sesuai firman Tuhan.
Bagaimana caranya menjadi garam dan terang dunia dalam kehidupan kita sehari-hari? Rupanya Matius 5:16 memberi jawabannya, yaitu dengan menunjukkan perbuatan baik setiap hari.
Pertanyaan dan Penerapan
- Rencanakanlah perbuatan baik apa yang bisa Anda lakukan sepanjang minggu ini untuk orang-orang di sekitar Anda.
| Hari | Perbuatan Baik |
| Minggu | Contoh: menengok tetangga yang lagi dirawat di rumah sakit. |
| Senin | |
| Selasa | |
| Rabu | Contoh: mengajak teman kuliah ikut care cell malam ini. |
| Kamis | |
| Jumat | |
| Sabtu |
- Ajaklah setiap anggota Care Cell untuk saling mendoakan semua rencana tindakan yang telah mereka buat, supaya Tuhan memberkati dan dapat memakainya untuk menjadi alat kesaksian yang dahsyat!
Pertemuan 2
Living with strong impact (hidup yang memberi dampak di sekitar kita)
(1 Tes. 5:12-15)
Terkadang orang berpikir bahwa untuk bisa menjadi pribadi yang berdampak haruslah lewat harta yang berlimpah, kedudukan, sempurna secara fisik dan sebagainya. Tetapi ternyata tidaklah demikian, kita tetap dapat memberi dampak di sekitar kita sekalipun ada dalam berbagai keterbatasan. Berikut adalah beberapa contoh mereka yang memiliki dampak di tengah keterbatasannya:
- Annie Johnson Flintia. Ia adalah seorang penderita kanker, lumpuh dan seorang anak yatim. Namun ia mampu menjadi berkat bagi banyak orang, dengan mengarang lebih dari 6000 lagu rohani.
- Nick Vujicic. Terlahir tanpa memiliki 2 tangan dan 2 tungkai kaki. Hari ini dia adalah motivator dunia. Banyak menghasilkan buku best seller serta mendapatkan banyak penghargaan.
- Fanny Crosby. Pada bulan Mei 1820, di tengah-tengah kebutaan yang dialaminya, ia telah menjadi berkat bagi banyak orang melalui karya-karyanya. Lebih dari 8000 lagu telah dikarangnya.
Ternyata setiap orang mampu hidup berdampak asalkan mau. Allah menasihati jemaat di Tesalonika dan kita juga untuk memberi dampak bagi sekitar kita. Tentu setiap kita tidak ada yang sempurna. Tiap kita berasal dari latar belakang yang berbeda dengan kekurangannya masing-masing. Tetapi hal tersebut janganlah menjadi alasan untuk tidak hidup berdampak bagi orang lain.
Percayalah, Tuhan selalu melihat hati yang rindu melayani Dia. Saat ini jangan biarkan kelemahan atau keterbatasan apapun menghalangi Anda untuk melayani Tuhan dan memberi dampak bagi sekitar Anda. Ketika selalu bersama dengan Tuhan, kita yang terbatas menjadi peribadi yang tidak terbatas.
Pertanyaan dan Penerapan
- Bacalah ulang 1 Tesalonika 5:12-15, sebutkanlah cara hidup negatif yang harus kita tanggalkan dari hidup kita, karena ternyata hal-hal tersebut membuat hidup kita jadi tidak berdampak.
| Ayat | Cara Hidup | Akibat |
| Ay. 12 | Contoh: Tidak bersedia dikoreksi/ditegor oleh pemimpin atau saudara seiman. | Orang yang tidak bersedia ditegor biasanya akan hidup semau gue. Hidup semau gue pada akhirnya justru menimbulkan banyak konflik. |
| Ay. 13 | ||
| Ay. 14 | ||
| Ay. 15 |
- Setelah diskusi selesai, Care Leader memimpin doa. Doakanlah supaya cara hidup negatif yang telah diakui oleh setiap anggota care cell ditanggalkan dan Roh Kudus menolong agar setiap anggota care cell mengenakan cara hidup baru di dalam Kristus!
Pertemuan 3
Kehadiran yang membawa damai bagi sesama (Roma 15:1-11)
Roma 15:
(ay. 5) Semoga Allah, yang adalah sumber ketekunan dan penghiburan, mengaruniakan
_______________kepada kamu, sesuai dengan kehendak Kristus Yesus,
(ay. 6) Sehingga dengan _____________dan _____________kamu memuliakan Allah dan Bapa Tuhan kita,
Yesus Kristus.
(ay. 7) Sebab itu ____________ satu akan yang lain, sama seperti Kristus juga telah menerima kita, untuk
kemuliaan Allah.
Kedamaian atau kerukunan adalah berkat yang besar bagi kehidupan kita. Bangsa yang dalam keadaan damai, akan lebih mudah melakukan pembangunan, para investor akan senang menanam modalnya untuk membangun berbagai perusahaan sehingga tercipta lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat. Maka pengangguran akan teratasi, tindak kejahatan karena pengangguran otomatis berkurang. Semua orang akhirnya bisa hidup dengan tenang dan tenteram.
Gereja dan Care Cell yang damai dan rukun juga akan mengalami kemajuan yang pesat. Konflik atau perpecahan akan selalu membawa kehancuran. Dengan hidup damai dan rukun maka semua program pelayanan dapat berjalan dengan baik, gereja dan Care Cell menjadi kesaksian bagi kota dan bangsa. Semua orang akan bahu membahu dalam pelayanan. Dan jiwa-jiwa pasti Tuhan tambahkan.
Apakah kunci terciptanya kedamaian atau kerukunan dalam gereja dan Care Cell? Rupanya Roma 15:1-3 memberikan jawabannya, yaitu:
- Jangan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Dalam ayat 1 kita dinasehati agar kekuatan atau kelebihan kita justru menutupi kelemahan orang lain dan kelebihan orang lain menutupi kelemahan kita.
- Tidak mencari kesenangan kita sendiri, tetapi berupaya melakukan apa yang dapat mendatangkan kebaikan bagi orang lain sehingga imannya dibangun. (Perhatikan ayat 2).
- Jangan mengeluarkan kata-kata cercaan. Kata-kata cercaan itu menyakitkan dan meruntuhkan. Tetapi berilah pujian. (Perhatikan ayat 3).
Pertanyaan dan Penerapan
- Praktekkanlah tiga kunci untuk terciptanya kedamaian dan kerukunan dalam Care Cell Anda berdasarkan nasihat Roma 15:1-3.
| Nasihat | Prakteknya |
| Tidak membanding-bandingkan diri dengan orang lain |
|
| Tidak mencari kesenangan kita sendiri |
|
| Tidak mengeluarkan kata-kata cercaan | Contoh: · Anggota Care Cell yang sudah lama tidak hadir, lalu dia hadir lagi dalam Care Cell. · Jangan sekali-kali Anda mengatakan “Jangan malas dong datang ke Care Cell”. Itu adalah suatu pernyatan yang ketus, dan bisa menyinggung perasaan serta melemahkan. · Lebih baik Anda berkata “Wah, kami sudah sangat rindu pada Saudara, dan kami selalu mendoakan Saudara.” |
- Berdoalah dengan cara saling bergandengan tangan, dan minta supaya kedamaian dan kerukunan tercipta bagi seluruh anggota Care Cell, bagi gereja, bagi kota dan bangsa kita.
Pertemuan 4
Komunitas yang tidak saling menghakimi (Matius 7:1-5)
Komunitas orang-orang percaya adalah sarana yang dipakai Allah untuk mendatangkan kesembuhan dalam kehidupan kita. Semua persoalan di dunia ini disebabkan karena kegagalan membangun hubungan. Kenakalan remaja, perceraian, narkoba, pelacuran, homoseksual, perjudian, dan lainnya lebih banyak disebabkan oleh ketiadaan atau rusaknya hubungan. Itu sebabnya untuk menyembuhkan kita, Yesus terlebih dahulu harus memulihkan hubungan kita dengan Allah, kemudian hubungan kita dengan sesama dan diri kita sendiri.
Care Cell dibangun untuk menciptakan komunitas yang menyembuhkan kehidupan kita, dan bukan tempat untuk menciptakan gosip, kasak-kusuk apalagi untuk saling menghakimi dan adu argumentasi. Allah ingin terciptanya komunitas sejati, tetapi Iblis berupaya menciptakan komunitas palsu.
- Komunitas Sejati
Di dalam komunitas sejati terdapat buah roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Dalam komunitas yang sejati, ada keterbukaan sehingga kuasa Roh Kudus bebas bekerja untuk memulihkan dan membangun iman setiap anggota. Dengan demikian setiap anggota mengalami perjumpaan dengan Allah. Inilah yang kita bangun dalam Care Cell, karena itu diperlukan komitmen seluruh anggota untuk mengucapkan kata-kata yang membangun, juga semangat memenangkan jiwa-jiwa. Kesediaan diajar dan belajar sebagai bagian dari proses pendewasaan iman. Ikut merasakan suka dan duka setiap pribadi anggota Care Cell. Terbuka, memegang rahasia dan bersedia menerima satu dengan yang lainnya tanpa mempercakapkan kekurangannya.
- Komunitas Palsu
Komunitas palsu adalah komunitas yang penuh dengan sengketa, pertengkaran, iri hati, cercaan dan percekcokan. Galatia 5:19-21, menyebutnya sebagai perbuatan-perbuatan daging. Penyebabnya adalah kehidupan yang berpusat pada diri sendiri dan kesombongan. Akibatnya komunitas ini lumpuh dan tidak menjangkau jiwa-jiwa terhilang. Selain itu, dalam komunitas palsu tidak ada keterbukaan sehingga kuasa Roh Kudus tidak diijinkan bebas bekerja untuk memulihkan dan membangun setiap anggota. Hal-hal Ini tidak boleh terjadi dalam Care Cell!
Pertanyaan dan Penerapan
- Menurut Anda apakah artinya:
- Melihat selumbar di mata saudaramu
Artinya:__________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________
- Balok di dalam matamu tidak engkau ketahui
artinya:_________________________________________________________________________________ _________________________________________________________________________
- Cocokkanlah perbuatan-perbuatan di bawah ini, apakah termasuk dalam perbuatan “melihat selumbar di mata saudaramu” atau “bersedia mengeluarkan balok di mata sendiri”:
- Gosip / kasak-kusuk _______________________________________________
- Kata-kata pujian yang membangun __________________________________
- Adu argumentasi ________________________________________________
- Bersedia belajar _________________________________________________
- Iri hati ________________________________________________________
- Ikut merasakan penderitaan teman Care Cell _________________________
- Ajaklah setiap anggota Care Cell untuk saling mendoakan sebelah kiri dan kanan mereka serta meminta agar Roh Kudus menolong untuk terciptanya komunitas yang saling mengasihi di Care Cell!
Pertemuan 5
The total change (total berubah)
(Yeh. 11:19-21, Yeh. 36:25-28)
Allah menghendaki agar kita mengalami perubahan total dalam kehidupan, bukan perubahan sebagian atau sementara. Menurut Yehezkiel Allah sajalah yang dapat melakukan perubahan total dalam kehidupan kita. Itu terjadi ketika Allah: mentahirkan kita dengan air yang jernih (air biasanya melambangkan firman Tuhan), memberikan hati dan roh yang baru, dan memberikan Roh Kudus kepada kita (Yeh. 36:25-28).
Berarti perubahan itu dimulai saat kita bersedia mendengar firman Tuhan. Melalui perumpamaan seorang penabur (Luk. 8:4-15), Tuhan Yesus menjelaskan empat kategori perubahan yang terjadi dalam kehidupan orang yang mendengarkan firman Tuhan:
- Tidak mengalami perubahan sama sekali. Ini adalah orang yang mendengar firman tetapi tidak mengerti, sehingga tidak mengalami kuasa firman (ay. 5, 12).
- Mengalami perubahan sementara. Ini adalah orang yang mendengar firman dan menerima dengan gembira, tetapi tidak berakar, sehingga mereka percaya sebentar saja, dan ketika mengalami tekanan mereka tidak berpegang pada firman dan mengalami kekalahan (ay. 6, 13).
- Mengalami perubahan cukup lama. Ini adalah orang yang mendengar firman dan menerimanya cukup lama, tetapi kemudian firman itu dihimpit oleh kekuatiran, kekayaan dan kenikmatan hidup sehingga tidak menghasilkan buah yang matang. Orang-orang seperti ini kembali kepada kehidupan yang lama dan keduniawian (ay. 7, 14).
- Mengalami perubahan total. Ini adalah orang yang mendengar dan menerima firman Tuhan dan menyimpannya baik-baik di dalam hatinya. Ketika datang tekanan, kekuatiran, orang-orang seperti ini ingat akan firman Tuhan dan menerapkannya dalam kehidupan mereka. Ketika datang godaan kekayaan, keduniawian dan dosa, orang-orang ini tetap kuat dan menang. Akibatnya orang ini berubah dan menghasilkan buah dalam Kerajaan Allah (ay. 8, 15).
Pertanyaan dan Penerapan
- Berilah tanda √ untuk bidang-bidang mana yang Allah minta untuk Anda berubah akhir-akhir ini:
Menyangkut Hubungan:
□ Dengan pasangan □ Dengan anak □ Dengan orang tua
□ Dengan saudara □ Dengan Orang Tua □ Dengan mertua
□ Dengan atasan □ Dengan rekan kerja □ Dengan bawahan
Menyangkut emosi:
□ Marah □ Iri/cemburu □ Tertolak
□ Minder/rendah diri □ Kuatir □ Kepahitan
□ Takut □ Gampang bosan
Menyangkut kerja/karier/sekolah
□ Malas belajar/kerja □ Malas menghadapi tantangan □ Tidak tekun
□ Menunda-nunda tugas □ Tidak kreatif/monoton
Dalam Pelayanan
□ Malas berdoa □ Malas Care Cell □ Malas Ibadah
□ Malas baca Alkitab □ Malas Kunjungan □ Malas penginjilan
Dalam hal-hal lain
□ Cinta akan uang □ Mengejar kekayaan secara berlebihan
- Mintalah setiap anggota Care Cell untuk mendoakan serta mengambil komitmen perubahan untuk setiap bidang yang telah mereka isi. Lakukanlah doa itu secara serempak!
Oleh: Ferry Simanjuntak
GBI Pasir Koja 39 Bandung
