Renungan Harian (08 Desember 2016)

08GAYA HIDUP SORGAWI

Roma 12:9-21

Roma 12:10. “Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat.”

Christopher de Vinck bertanya kepada ayahnya setelah pemakaman kakaknya, “Pa, dalam keadaan kakak seperti itu, yang seratus persen tergantung pada orang lain, saya punya sebuah pertanyaan: Apa yang membuat Papa sanggup memelihara sampai kakak berusia 33 tahun?”

Papanya menjawab, ”Papa juga tidak pernah membayangkan akan merawat kakakmu sampai selama ini. Tapi setiap hari, ketika bangun tidur, Papa selalu bertanya kepada diri papa sendiri, ’Masihkah engkau sanggup untuk mengasihi dan melayani Oliver untuk hari ini? Dan selalu Papa temukan diri Papa menjawab, “Ya saya masih bersedia mengasihi dan melayaninya hari ini.”

Oliver tidak hanya buta, tetapi juga mengalami keterbelakangan mental dan kelainan pada susunan tulang-tulangnya. Anak ini tidak sanggup untuk mengangkat kepalanya ataupun mengerjakan hal-hal lain. Praktis ia hanya berbaring di tempat tidur dan bergantung sepenuhnya pada orang tuanya. Namun, setelah kepergiannya, ada satu peninggalan yang sangat luar biasa dalam keluarga tersebut, yakni gaya hidup melayani dan mengasihi tanpa pamrih.

Bukankah gaya hidup yang demikian yang Tuhan Yesus ajarkan dan teladankan kepada kita? Dia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani. Dia lebih dahulu mengasihi kita, meskipun kita banyak melakukan dosa.

Dalam kehidupan berkeluarga bila gaya hidup ini melekat pada setiap anggota keluarga, maka saya yakin, keluarga tersebut menjadi keluarga yang bahagia. Keluarga yang dipenuhi dengan suasana sorgawi, penuh damai sejahtera dan sukacita. Satu sama lain memberikan yang terbaik dari hidupnya, dan bisa menerima kelemahan dan kekurangan masing-masing.

Kiranya kondisi inilah yang terjadi di tengah-tengah keluarga yang kita miliki. (NK).

Doa: “Bapa ajar kami untuk terus mengasihi dan melayani keluarga kami. Biarlah kasih Ilahi memenuhi kami dengan limpahnya setiap hari. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …