BANJARNEGARA, JATENG, 13-15 November 2016

wbiBersyukur perjalanan misi Staff WBI berjalan dengan baik, meskipun ada beberapa kendala yang dihadapi, baik sebelum maupun sesudah perjalanan ini.

Kami berangkat pada hari Minggu 13 November 2016 dan kembali ke kota Bandung pada tanggal 15 November 2016. Team misi kali ini terdiri dari: 9 orang staff WBI, 2 pemusik, 1 dokter dan  bapak gembala.

Perjalanan ditempuh +/- 9 jam, cukup melelahkan tapi tetap semangat.

Hari pertama kami mengadakan pengobatan gratis dari pagi sampai sore hari karena pasien datang bergelombang (tidak berbarengan), jumlah pasien 72 orang, setelah itu dilanjutkan malam harinya dengan Ibadah. Firman Tuhan disampaikan oleh Bapak Gembala Sidang Pdt. Jantje Haans, dengan Tema: Keutamaan Kristus (Kolose 1:15-23). Ibadah diadakan di GPSdI (Gereja Pantekosta Serikat di Indonesia), desa Karang Anyar – Banjarnegara, yang digembalakan oleh Pdt. Yoel.

Besok harinya kami mengadakan ibadah khusus wanita dalam bentuk sharing kelompok, setiap staff memimpin kelompok.  Beberapa kesaksian dari staff:

  1. Santi:

seorang ibu yang  anaknya mengalami sakit harus transfusi darah setiap bulan karena kelainan genetik, anak yang lain sedang di Rumah Sakit, tapi ibu ini memiliki iman yang kuat, menaruh pengharapannya pada Tuhan dan percaya bahwa masih ada mujizat yang akan Tuhan berikan, ibu yang lain menderita sakit kanker dan disembuhkan Tuhan melalui perjumpaan pribadinya dengan Tuhan tapi dia mendapat tekanan yang kuat dari orang-orang sekitar yang non Kristen tapi dia tetap bertahan dengan imannya.

  1. Maria

jemaat yang setia dan sudah melayani Tuhan tapi ketika dicek saat teduhnya ternyata tidak pernah, sehingga kurang bertumbuh dalam iman, penyebabnya adalah kurangnya pengajaran yang diberikan. Kemudian diajari untuk saat teduh dengan ilustrasi pohon (jika tidak disiram akan mati).

  1. Rina

seorang ibu yang anaknya menikah dengan beda agama dan dilarang oleh suaminya untuk pergi ke gereja lagi, besan dari ibu ini mengancam akan memenjarakannya jika masih bicara tentang Tuhan Yesus. Kemudian didoakan dan diberi kekuatan untuk banyak doa dan puasa sehingga tidak ada lagi ketakutan dalam mengikut Yesus.

  1. Agustine

Ada dua orang ibu muda yang mengalami KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) dan hampir bercerai, punya kepahitan terhadap suaminya, tapi setelah diberi firman Tuhan dan didoakan, mereka bisa melepaskan pengampunan. Semua karena Tuhan.

Selain mengadakan sharing kelompok, kami juga membawa sembako dan baju layak pakai untuk dibagikan kepada jemaat, bukan hanya jemaat di tempat kami melayani, tapi juga ada beberapa jemaat dari gereja lain di sekitar Banjarnegara. Biar melalui pemberian ini bisa berguna untuk jemaat di sana.

Beberapa hal yang kami dapat selama perjalanan misi ini adalah:

  1. Jemaat tetap datang beribadah meskipun saat itu hujan begitu deras dan baju mereka rata–rata basah, tapi mereka tetap semangat. Secara manusia mungkin sedikit yang datang tapi gereja saat itu begitu penuh (+/- 120 orang) Melihat kesetiaan jemaat ini, beberapa staff merasa malu karena kadang kita di Bandung hujan sedikit saja malas untuk beribadah.
  2. Perlunya pengajaran yang lebih intensif.

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak/ibu/jemaat yang sudah mendukung kami dalam doa dan dana. Untuk Om Jantje, terima kasih banyak sudah mau ikut bersama kami, jangan kapok ya om bawa ibu-ibu; untuk dr. Ronny, arigato sudah membantu kami meskipun baru pulang dari luar kota sehingga banyak tidur di mobil…memulihkan tenaga ya dok; dr. hendri…nuhun obat-obatannya, meskipun tidak jadi ikut tapi obatnya nyampe…; untuk pemusik, Agus dan Niko…nuhun pisan mau ikut misi ini, sangat membantu kami; terima kasih juga untuk Pa Benyamin Tedja dan istri yang ikut bersama kami melayani; untuk Ko Yoyo dan Mas Agus yang berlelah-lelah membawa sembako  dan harus kembali ke Bandung lagi dan disambut dengan macet di rancaekek, nuwun sewu mas;  terima kasih kepada teman-teman staff yang tidak ikut misi (Lelly, Mariana, Ayun, Adeth) tapi pasti mendoakan kami kan? Dan yang terahir kepada sahabat-sahabatku yang ikut… terima kasih atas kerjasamanya, berbagi bersama, ceria bersama, kebersamaan yang terasa singkat tapi berkesan banget (lain kali inga..inga..jangan mendahului gembala ya kalau mau naik lift… hahaha…berkesan banget).

Sampai ketemu di misi berikutnya. JBU all.

Oleh: Maria Irianto

 

 

 

 

 

Check Also

Artikel Ibadah awal tahun 2026 copy

IBADAH AWAL TAHUN 1 Januari 2026

Oleh: Dedy Gunawan (Koordinator Komisi Kompas) Puji syukur kepada Tuhan Yesus,  Kamis, 01 Januari 2026, …